Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 17 Jul 2019 10:26 WIB

IKEA Tutup Pabrik di AS

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: BBC Magazine Foto: BBC Magazine
Jakarta - Supermarket furnitur asal Swedia, IKEA akan menutup pabrik di Danville, Virginia, Amerika Serikat (AS) pada Desember tahun ini. Keputusan ini dilakukan agar perusahaan dapat memangkas biaya operasional yang dirasa terlalu mahal.

Mengutip CNN Business, pabrik akan dipindahkan ke Eropa. Manajer IKEA, Bert Eades mengungkapkan penutupan pabrik juga dilakukan untuk meningkatkan daya saing perusahaan. "Kami akan melakukan banyak cara untuk meningkatkan dan mempertahankan daya saing pabrik kami, tapi sayangnya biaya operasional tidak menutupi produksi di Danville," kata Bert dalam keterangan resmi dilansir dari CNN Business, Rabu (17/7/2019).

Dia menjelaskan pabrik di Danville dibuka pada 2008 lalu dan memiliki kurang lebih 300 orang pekerja. Pabrik ini mengerjakan produk berbahan dasar kayu termasuk rak dan unit penyimpanan.


Selain itu, harga bahan baku di Amerika Serikat disebut lebih mahal daripada harga di Eropa. Saat ini IKEA memiliki pabrik di Polandia, Rusia dan Swedia.

Senator AS wilayah Virginia, Tim Kaine sempat menyampaikan jika pekerja pabrik IKEA Danville khawatir dengan perang tarif antara AS dan China akan mempengaruhi biaya produksi. Hal ini karena pabrik tersebut banyak mengimpor bahan baku dari China.

Namun IKEA membantah jika penutupan pabrik terkait dengan tarif impor tersebut. Pasalnya bahan yang digunakan dibeli dari pemasok di AS.

Simak Video "IKEA Mau Buka Lapak di Cakung, Anies Ingin Tenaga Kerja dari DKI"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed