Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 17 Jul 2019 15:31 WIB

Pemerintah Masih Putar Otak Sempurnakan Aturan e-Commerce

Hendra Kusuma - detikFinance
Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi/Foto: Ari Saputra Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi/Foto: Ari Saputra
Jakarta - Pemerintah sampai saat ini masih memutar otak untuk menyempurnakan aturan transaksi perdagangan melalui sistem elektronik (e-commerce). Salah satu yang dibahas adalah penguatan sistem pada wilayah lintas batas alias cross border.

Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan ada aturan yang harus disempurnakan agar ada kesetaraan antara usaha konvensional dan digital, salah satunya dari sektor perpajakan.

"Intinya kita ingin level playing field sebab semua pihak dari pemain domestik, pemain e-commerce, dan tradisional. Level playing field kita akan bicarakan teknis," kata Heru di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019).


Masalah penguatan sistem transaksi e-commerce di lintas batas, kata Heru juga akan dibicarakan dengan pelaku bisnis di tanah air, baik yang tradisional dalam hal ini usaha kecil menengah (UKM) maupun pemain digital.

Bagaimanapun, lanjut Heru, masyarakat Indonesia hingga saat ini masih membutuhkan beberapa produk yang berasal dari luar negeri. Hanya saja, pengaturan lintas batas ini harus dikuatkan agar tidak menggerus produk yang sama asal tanah air.

"Bagaimana pemerintah bisa seimbangkan antara kepentingan-kepentingan tadi," jelas dia.


Hingga saat ini, Bea Cukai sudah menutup celah bagi masyarakat yang ingin terbebas dari kewajiban perpajakan di pelabuhan. Salah satunya menerapkan aturan anti splitting atau aturan nilai pembebasan barang kiriman yang baru melalui PMK-112/PMK.04/2018. Dengan aturan ini, barang yang masuk ke Indonesia di atas US$ 75 akan dikenakan pajak dalam rangka impor (PDRI).

"Ini untuk melindungi dalam negeri yang memang dia sudah sesuai ketentuan," ungkap dia. (hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com