Purnomo: PGN Harus Menahan Diri

Minta Kenaikan Harga Ditunda

Purnomo: PGN Harus Menahan Diri

- detikFinance
Selasa, 18 Okt 2005 16:48 WIB
Jakarta - Setelah Menteri Perindustrian Andung A Nitimihardja, kini giliran Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro meminta PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) tidak menaikkan harga gasnya. "Setuju tidak naik. PGN jangan naikin harga dulu," kata Purnomo usai mengikuti rapat Tim Penilai Akhir (TPA) siang ini di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (18/10/2005).Purnomo juga berharap PGN bisa menerapkan sistem subsidi silang untuk penjualan gasnya. "Sehingga mereka tetapkan harga untuk berbagai tingkatan industri. Di samping itu juga masuk perumahan dengan harga berbeda," tambahnya.Menurut dia, PGN mestinya memikirkan bagaimana menutup pendapatannya dari proyek-proyek besar. "Karena kan PGN juga punya proyek besar, seperti mengirim gas ke Singapura lewat tol dari Grissik ke Jakarta. Juga dari Grissik ke Caltex dan Jawa," ujarnya.Ditegaskan Purnomo, sebagai perusahaan negara, PGN harus melihat kondisi terlebih dahulu sebelum menaikkan harga. "Jangan selalu dibandingkan, karena BBM naik maka barang-barang naik," tegasnya.Purnomo mengaku dirinya sudah berbicara langsung dengan manajeman PGN untuk meminta pembatalan harga gas ini. "Saya secara langsung sudah katakan ke PGN. Kan dia perusahaan negara. Juga harus pertimbangkan visi sosial yang diperlukan dalam keadaan begini," tambahnya.PGN sejak tanggal 15 Oktober mulai memberlakukan kenaikan harga gasnya. PGN mengaku terpaksa menaikkan harga jual gas karena harga beli gas bumi dari produsen sudah naik. Begitu pula dengan harga toll fee yang ikut naik akibat meningkatnya harga pipa baja. Bahkan PGN juga berniat menaikkan lagi harga gas pada 1 Januari 2006, denganbesaran lebih tinggi dibandingkan tahap pertama ini. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads