ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 26 Jul 2019 18:12 WIB

Pesan Ponsel BM? Awas Dimusnahkan Bea Cukai

Hendra Kusuma - detikFinance
ilustrasi. Foto: Facebook.com/muzeummobilovsk ilustrasi. Foto: Facebook.com/muzeummobilovsk
Jakarta - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan memastikan bahwa ponsel black market (BM) yang berhasil ditindak akan langsung dimusnahkan.

Kepala Subdirektorat Jenderal (Kasubdit) Humas Bea dan Cukai Deni Surjantoro mengatakan jumlah ponsel BM yang berhasil ditindak sebanyak 19.715 unit hingga Juni 2019.

"Ya dihancurkan semua," kata Deni saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Jumat (26/7/2019).

Deni menjelaskan, pemusnahan terhadap ponsel BM dikarenakan barang tersebut tidak bisa dilelang seperti barang sitaan lainnya.


"Karena dilelang tidak bisa. Jadi pasti akan dimusnahkan," jelas dia.

Oleh karena itu, DJBC meminta kepada seluruh masyarakat agar mendukung produk yang dijual secara legal. Sebab, hal tersebut mendukung kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah.

Jumlah barang hasil penindakan (BHP) yang sebanyak 19.715 unit ini nilainya mencapai Rp 63,50 miliar. Adapun, peredaran ponsel BM juga akan semakin sempit ruangnya seiring pemerintah tengah membuat aturan mengenai International Mobile Equipment Identitiy (IMEI).




Pesan Ponsel BM? Awas Dimusnahkan Bea Cukai


Simak Video "Kelamaan Main HP, Bisa Bikin Mata Buta Sementara"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com