Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 27 Jul 2019 17:21 WIB

Kerja Sama Garuda-Mahata Batal, Rini: Harus Dibatalkan, Ya Dibatalkan!

Trio Hamdani - detikFinance
Menteri BUMN Rini Soemarno/Foto: Fadhly F Rachman Menteri BUMN Rini Soemarno/Foto: Fadhly F Rachman
Mimika - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyampaikan pendapatnya mengenai dibatalkannya kerja sama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan PT Mahata Aero Teknologi. Menurutnya, hal itu sejalan dengan rekomendasi dari regulator.

Mulanya Rini menjelaskan Garuda Indonesia diminta menyajikan kembali (restatement) laporan keuangan 2018 karena kerja sama dengan Mahata, di mana pendapatan yang masih bersifat piutang atau belum diterima Garuda Indonesia namun sudah dicatat sebagai pendapatan.

"Yang kita lihat kalau sekarang dikatakan, kenapa sih mungkin itu di-restatement, karena persoalannya secara kontrak itu kan harus menunjukkan bahwa kekuatan Mahata-nya itu mampu untuk merealisasikan kontrak itu," kata Rini ditemui di tambang Grasberg, Papua, Sabtu (27/7/2019).


Rini melanjutkan, berdasarkan penilaian regulator terkait, realisasi kontrak dari Mahata kemungkinan tidak akan tercapai. Alhasil Garuda direkomendasikan untuk membatalkan kerja sama tersebut.

Kementerian BUMN, terang Rini kemudian meminta Garuda Indonesia mengkaji kembali kerja sama dengan Mahata.

"Oleh karena itu yang kami minta dari direksi review kembali. Kalau memang, toh juga sudah di-restatement. Dengan kondisi seperti ini harus direview kembali oleh direksi. Memang kalau kelihatannya seperti yang diindikasikan oleh OJK ya kalau harus dibatalkan ya dibatalkan," tegas Rini.


Yang dimaksud Rini mungkin BPK. Pasalnya dalam laporan keuangan Garuda dinyatakan pihaknya membatalkan kerja sama terkait dengan putusan BPK.

"Terkait putusan BPK terkait kerja sama Mahata Aero Teknologi, maka Citilink Indonesia selaku pihak yang berkontrak juga telah mengirimkan surat kepada pihak Mahata Aero Teknologi terkait pembatalan kerja sama tersebut," kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia Fuad Rizal dalam keterangan resmi, Jumat (26/7/2019).

Simak Video "Garuda Indonesia Perkenalkan Armada Barunya, Yuk Intip!"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com