Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 02 Agu 2019 13:01 WIB

Pengusaha ke Sri Mulyani: Mungkin Nggak Ada Tax Amnesty Lagi?

Danang Sugianto - detikFinance
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kadin Talks/Foto: Dok. Kadin
Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berharap pemerintah kembali menggelar pengampunan pajak atau tax amnesty. Pertanyaan itu terlontar dari mulut Ketua Umum Kadin Rosa Roeslani saat menjadi pembawa acara Kadin Talk, dan narasumbernya adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Maaf Bu, mungkin nggak ada tax amnesty lagi. Karena kan di negara lain ada yang sampai 2-3kali?" tanya Rosan di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (2/8/2019).

Menjawab hal itu, Sri Mulyani mengatakan memang semua tidak ada yang tidak mungkin. Pemerintah pun akan memikirkan yang terbaik jika tax amnesty kembali dilakukan.


"Tidak ada yang tidak mungkin, tapi mari kita pikirkan bersama yang terbaik. Kita pertimbangkan secara matanglah," jawab Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga menyinggung para wajib pajak yang justru tidak ikut tax amnesty pada periode 2016-2017. Menurutnya mereka yang tidak ikut seolah menganggap enteng tax amnesty.

"Waktu ada tax amnesty dikasih kesempatan kemudahan tapi mereka nggak yakin. 'Ah pasti enggak diapa-apain'," tambahnya.

Saat itu pemerintah selain memberi ampunan kepada penunggak pajak, juga memberikan ancaman. Jika tidak ikut tax amnesty lalu setelahnya ditemukan harta yang tidak dilaporkan maka pajaknya bisa mencapai 200%.


Nah di sisi lain Indonesia telah ikut dalam program pertukaran data perpajakan secara otomatis Automatic Exchange of Information (AEoI). Alhasil, pemerintah bisa lebih mudah mengantongi data-data wajib pajak nakal.

"Dulu waktu ada tax amnesty belum ada AEoI. Misalnya si Z ternyata punya aset banyak. Dulu kita tidak ada data yang kompleks. Sekarang kita dapat data dari 90 yurisdiksi. Mereka mandatori memberikan secara reguler tanpa kita minta. Sekarang ada 47 juta transaksi yang dilaporkan nilainya ribuan triliun euro," tuturnya.

Informasi itulah yang nantinya akan menjadi senjata bagi Ditjen Pajak untuk mengejar para pengemplang pajak. Termasuk bagi mereka yang ogah ikut tax amnesty beberapa tahun lalu.

Meski begitu Sri Mulyani akan mempertimbangkan untuk kembali menggelar tax amnesty. Namun, dia menilai jika dilakukan pengampunan lagi, program tax amnesty tidak akan memberikan efek jera.

"Kalau kita kasih amnesty terus tidak lama kita kasih amnesty lagi, terus kapan amnesty yang the real amnesty-nya, bahwa kita tidak ada lagi pengampunan," tutupnya.



Pengusaha ke Sri Mulyani: Mungkin Nggak Ada Tax Amnesty Lagi?


Simak Video "Sebentar lagi, Blak-blakan Kadin Soal Ancaman PHK Saat Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(das/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com