Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 09 Agu 2019 10:05 WIB

Lagi, Sri Mulyani 'Sentil' Hasil Nihil Anggaran Pendidikan

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Erwin Dariyanto/detikcom Foto: Erwin Dariyanto/detikcom
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali mengeluhkan anggaran jumbo sektor pendidikan Indonesia yang hingga saat ini belum memberikan dampak signifikan.

Pemerintah sudah mengadopsi anggaran pendidikan sebesar 20% dari total APBN selama 10 tahun.

"Karena 10 tahun mengadopsi 20% namun hasilnya tidak seperti di Vietnam, dari berbagau macam tes yang kita dapatkan tidak memuaskan seperti yang kita harapkan, anggaran tetap dialokasikan," kata Sri Mulyani saat diacara Seminar Nasional Transformasi Ekonomi untuk Indonesia Maju di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (9/8/2019).


Kualitas pendidikan Indonesia berdasarkan PISA (Programme for International Student Assesment) Test, kata Sri Mulyani kalah dengan negara tetangga seperti Vietnam. Padahal, posisi alokasi anggarannya sama-sama 20% dari total APBN.

Pada tahun 2019 jumlah anggaran untuk pendidikan mencapai Rp 492 triliun, anggaran bidang kesehatan Rp 123 triliun, dan juga berbagai kebijakan yang menyangkut SDM, apakah menyangkut dana desa dan dari kementerian lembaga lain.

Demi meningkatkan kualitas pendidikan, Sri Mulyani mengaku pemerintah terus membahas mengenai singkroninasi sistem pendidikan nasional.

Salah satu sinkronisasi yang dilakukan, lanjut Sri Mulyani adalah menyamaratakan kualitas pendidikan, kualitas guru, kualitas anggaran.

"Ini isu kebijakan sektor pendidikan yang perlu dibahas terus menerus," jelas dia.


"Karena menghadapi berbagai tantangan fundamental dengan sumber daya manusia (SDM)," tambah dia.

Simak Video "Sindir Sri Mulyani, Prabowo: Rumus yang Salah Dipakai Terus"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com