googletag.defineSlot('/4905536/detik_desktop/finance/pop_ups', [785, 440], 'div-gpt-ad-1574092191519-0').addService(googletag.pubads());
ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 10 Agu 2019 17:30 WIB

Mati Listrik Massal, Kereta hingga Jalan di London 'Kacau Balau'

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: iStock Foto: iStock
London - Pemadaman listrik massal sempat terjadi di sebagian besar wilayah London dan Inggris selatan saat jam sibuk pada Jumat (9/8) malam waktu setempat. Namun saat ini dilaporkan bahwa jaringan listrik telah kembali normal.

Selama pemadaman, hampir satu juta orang di wilayah tersebut hingga Wales terkena dampak dari pemadaman listrik massal. Karena mengganggu mobilitas pengoperasian transportasi yang biasanya digunakan.

Melansir BBC, Sabtu (10/8/2019), sejumlah transportasi umum berbasis listrik berhenti beroperasi, salah satunya kereta api. Pemadaman sendiri diakibatkan masalah jaringan transmisi nasional.

Dilaporkan, ratusan orang terdampar di Stasiun King's Cross lantaran jadwal kereta banyak yang tertunda dan dibatalkan. Bahkan, mobilitas jalan raya pun terganggu karena lampu lalu lintas banyak yang mati.

"Pemadaman listrik berdampak pada perjalanan," kata Departemen Transportasi Inggris.



Departemen Transportasi Inggris bersama Network Rail, dan pihak lainnya telah bekerja keras agar sistem transportasi kembali normal. Gangguan jadwal kereta terjadi hingga larut malam.

Zoe Hebblethwaite, salah satu penumpang mengatakan situasi di Stasiun King's Cross sangat kacau. Bahkan, untuk menemukan petugas kereta pun tidak mudah.

Bahkan, salah satu penumpang mengatakan perjalanan dari Edinburgh ke Stasiun King's Cross ditempuh selama 13 jam dari yang biasanya hanya lima jam.

Sedangkan untuk Bandara, hanya terjadi pemadaman selama 15 menit di Newcastle Airport. Sedangkan Heathrow, Gatwick dan Luton tidak terpengaruh sama sekali.

Juru bicara UK Power Networks mengatakan ada 300.000 orang di London dan sekitarnya yang terkena dampak pemadaman listrik massal.



Simak Video "Sidang Ikan Koi Mati Berlanjut, Petrus Yakin Menang Gugat PLN"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com