Rizal Ramli Sebut Perusahaan 'Zombie' Bisa Ancam Krisis Ekonomi

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 12 Agu 2019 14:17 WIB
Foto: Trio Hamdani
Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman sekaligus ekonom senior Rizal Ramli menyorot zombie company di Indonesia. Perusahaan zombie ini sewaktu-waktu bisa menyebabkan krisis ekonomi di dalam negeri.

Pria yang akrab disapa RR ini menjelaskan, zombie company adalah perusahaan yang menggantungkan hidupnya dengan utang. Parahnya keuntungan perusahaan pun tak mampu untuk membayar bunga utang sehingga harus gali lubang-tutup lubang.

"Nah perusahaan ini hanya survive dengan refinancing terus menerus, ya kan restruktur lagi utangnya, cari utang baru buat nutupin utang lama," kata dia di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019).


Berdasarkan data dari Nikkei yang menganalisis jumlah zombie company di Asia, Rizal mengatakan jumlahnya di Indonesia terus meningkat. Tahun ini perusahaan zombie di Indonesia adalah 24%.

"Nah angkanya dari tahun 2017 ke 2019 naik di Indonesia 11%. Hari ini zombie company menurut Nikkei itu ada 24%, nyaris seperlima perusahaan yang listing yang sebetulnya cuma hidup dari refinancing," terangnya.


Rizal menganalogikan perusahaan zombie ini sebagai bisul yang jika makro ekonomi Indonesia terganggu bakal pecah dan menyebabkan krisis perekonomian. Sebagai contoh, bila pertumbuhan ekonomi rendah itu bisa terjadi.

"Karena makro ekonominya juga anjlok (seandainya pertumbuhan ekonomi) ke 4,5%, macam-macam, akhirnya bisulnya mulai kelihatan semua dan kalau meledak terjadi lah krisis yang sesungguhnya," tambahnya.

Simak Video "Rizal Ramli Sebut BPJS Dibentuk Dengan Keterpaksaan"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)