ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 13 Agu 2019 13:18 WIB

Percantik Danau Toba Butuh Rp 1 T, Luhut Minta Bantuan Grab

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: (baciritaa/dTraveler) Foto: (baciritaa/d'Traveler)
Jakarta - Danau Toba merupakan salah satu destinasi wisata yang termasuk dalam program Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Super Prioritas. Untuk menggarapnya, pemerintah pun mengundang sektor swasta, salah satunya Grab.

Awalnya, Grab diajak sebagai salah satu sarana promosi wisata Danau Toba. Namun, Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan, pihaknya tak hanya membantu promosi, tapi juga akan membuat sistem booking destinasi atau semacam pemesanan paket wisata dan juga menyediakan dukungan transportasi di Danau Toba.

"Saya sih disini menindaklanjuti dua hal, yang pertama adalah komitmen Grab untuk mendukung super destinasi pariwisata di Indonesia. Tentunya untuk pilot yang pertama adalah di Danau Toba, di mana kita akan dukung bukan hanya segi promosinya, tapi juga nanti booking destinasinya, serta tentunya dukungan transportasinya di sana," jelas Ridzki usai bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, di Jakarta, Selasa (13/8/2019).


Kemudian, Luhut menambahkan, Grab akan menyediakan sarana transportasi, pemesanan destinasi wisata, hingga pemesanan hotel di Danau Toba.

"Grab semua dia penyediaan transportasi lengkap, link-nya ke mana-mana. Semuanya dia bisa (hotel dan paket wisata). Seperti itulah kita bikin. Lebih murah dari ada promosi jauh-jauh yang di sini ada kan lebih murah," papar Luhut.

Untuk percepatan pengembangan pariwisata Danau Toba ini, Luhut menyebutkan dana yang dibutuhkan dana hingga Rp 1 triliun. Namun, dana tersebut tak hanya dari Grab, pemerintah pun ikut berkontribusi.


"Danau Toba tadi saya dilaporin kira-kira hampir Rp 1 triliun untuk infrastruktur, dan untuk pengembangan spot-spot yang mau dikunjungi. Tidak hanya dari Grab. Jadi disinergikan semua ini antara pemerintah engan pengusaha-pengusaha swasta juga dengan Grab," tandas Luhut.

Simak Video "Komentari Penusukan Wiranto, Luhut Pandjaitan: Jangan Dibesar-Besarkan"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com