Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 16 Agu 2019 11:50 WIB

Jokowi: Anggaran Bukan Diukur dari Belanja Tapi Pelayanan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Lamhot Aritonang Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara mengenai kualitas kerja para birokrat saat ini. Mulai dari masalah akuntabilitas, hingga mengenai realisasi anggaran.

Terkait anggaran, Jokowi mengatakan realisasi anggaran harus diukur dari seberapa baik layanan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat.

"Realisasi anggaran bukan diukur dari seberapa banyak anggaran yang telah dibelanjakan, tetapi diukur dari seberapa baik pelayanan kepada masyarakat, seberapa banyak kemudahan diberikan kepada masyarakat," kata Jokowi saat Pidato Bersama DPR-DPD di Kompleks Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).


Bukan cuma anggaran, Jokowi juga menyinggung ukuran akuntabilitas harus dilihat dari produk-produk yang dihasilkan pemerintah. Karena itu, kata Jokowi, anggaran negara haruslah dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

"Kemudian ukuran akuntabilitas pemerintahan jangan dilihat dari seberapa banyak formulir yang diisi dan dilaporkan tetapi seberapa baik produk yang telah dihasilkan. Anggaran negara harus sepenuhnya didedikasikan untuk rakyat," jelasnya.

"Demikian pula ukuran kinerja aparat pengawasan dan birokrasi pelaksana. Tata kelola pemerintahan yang baik bukan diukur dari prosedur yang panjang dan prosedur ketat," tuturnya.



Simak Video "Jokowi: 2020, Pemerintah Alokasikan Rp 858,8 T untuk Daerah dan Desa"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com