Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 16 Agu 2019 18:14 WIB

Sri Mulyani: Anggaran Pembangunan Jalan 2020 Naik Signifikan

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Dok. Didiet Maulana Foto: Dok. Didiet Maulana
Jakarta - Pemerintah mengalokasikan anggaran pembangunan infrastruktur sebesar Rp 419,2 triliun dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2020. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan anggaran tersebut akan membangun panjang jalan yang naik signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Dalam RAPBN 2020, output pembangunan jalan disasar mencapai 837 km. Jumlah ini jauh lebih panjang dibanding output APBN 2019 yang sepanjang 406 km.

"Untuk infrastruktur yang signifikan naik adalah untuk jalan. Mungkin untuk menyambungkan jalan-jalan yang kemarin sudah banyak dibangun. Tahun depan akan mencapai lebih dari dua kali lipat. Sedangkan untuk jalur kereta api dan jembatan hampir sama," katanya konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2020 di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (16/8/2019).


Jalan menjadi satu-satunya infrastruktur yang naik target pembangunannya dibandingkan output APBN 2019. Pembangunan jembatan di 2020 turun dari 17,3 km menjadi 6,9 km. Lalu pembangunan jalur kereta api turun dari 269,45 km menjadi 238,8 km, hingga pembangunan rusun yang berubah dari 6.873 ke 5.224 unit.

Selain lewat APBN, pemerintah juga akan mendorong pembangunan infrastruktur lewat skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Pemerintah juga mendorong peran swasta maupun BUMN dalam rangka membiayai proyek strategis nasional melalui skema pembiayaan kreatif.

Selain itu pembangunan infrastruktur di perkotaan juga didorong untuk mengantisipasi urbanisasi seperti transportasi massal perkotaan, air bersih dan sanitasi, dan perumahan yang layak huni.



Simak Video "Sindir Sri Mulyani, Prabowo: Rumus yang Salah Dipakai Terus"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com