Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 22 Agu 2019 19:30 WIB

Punya Sertifikat, Insinyur Bisa Dapat Gaji Standar Internasional

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Ilustrasi insinyur/Foto: Agung Pambudhy Ilustrasi insinyur/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pemerintah mewajibkan insinyur harus memiliki sertifikasi dan registrasi sebagaimana tertuang dalam UU No 11 tahun 2014. Persatuan Insinyur Indonesia (PII) sendiri ditunjuk pemerintah sebagai lembaga profesi yang mengeluarkan sertifikat insinyur.

Ketua umum PII Heru Dewanto menyatakan dengan mendapatkan sertifikasi ini, para insinyur secara kompeten sudah setara dengan standar insinyur internasional.

"Jadi insinyur kita apabila mendapatkan sertifikat, sudah bisa setara dengan insinyur dari luar negeri. Kompetensinya jadi setara," kata Heru saat berkunjung ke markas detikcom, Kamis (22/8/2019).


Lebih lanjut, gaji insinyur pun bisa lebih baik. Bahkan, Heru menyatakan karena sudah setara dengan insinyur di luar negeri, gajinya bisa disesuaikan dengan standar internasional.

"Dulu kan juga kalau ngomongin gaji kurang, sekarang gaji ada standardnya. Begitu juga sebaliknya. Insinyur asing tidak bisa meminta gaji lebih tinggi, karena sudah setara dengan kita," kata Heru.


Heru juga menekankan kepada para insinyur jangan melihat sertifikasi dan registrasi yang dilakukan pihaknya sebagai tambahan birokrasi. Heru mengatakan sertifikasi ini dibuat dalam rangka menambah kompetensi para insinyur.

"Sertifikasi dan registrasi ini jangan dilihat sebagai tambahan birokrasi. Ke depan sertifikasi dan registrasi ini sangat penting untuk menambah kompetensi sumber daya manusianya," sebut Heru.

Simak Video "Bens Leo Bicara soal Sertifikasi Musisi"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com