Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 26 Agu 2019 12:18 WIB

Harga Cetak Rekor, Emas Diakui Sri Mulyani Jadi Safe Haven

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Pradita Utama Foto: Pradita Utama
Jakarta - Perlahan tapi pasti, harga emas dunia merangkak naik. Tahun ini, harga emas sudah beberapa kali cetak rekor tertinggi.

Kenaikan harga emas di pasar internasional juga dibarengi dengan pasar dalam negeri. Kenaikan harga emas ini dipicu oleh memanasnya situasi geopolitik dunia yang menyenggol ekonomi berbagai negara.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui emas menjadi instrumen investasi yang aman saat situasi dunia sedang bergejolak seperti sekarang ini.


"Safe haven di komoditas emas, kenaikan harga terjad semenjak tahun ini," ujar mantan direktur Bank Dunia itu saat jumpa pers APBN Kita di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019).

Logam mulia atau emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini dijual Rp 774.000/gram. Harga itu naik Rp 9.000 dari posisi di hari Sabtu (24/8) kemarin yang berada di Rp 765.000/gram.

Harga tersebut tercatat yang paling tinggi dalam enam bulan terakhir. Sementara harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini naik Rp 8.000 ke level Rp 700.000/gram.



Simak Video "Imbas Perang Dagang AS-China, Harga Emas Antam Melambung Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com