ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 28 Agu 2019 18:35 WIB

Blackout Bikin Penumpang MRT Turun 13%

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Halte bus dan stasiun MRT di Sudirman-Thamrin dipercantik seni rupa (Arief Ikhsanudin/detikcom) Foto: Halte bus dan stasiun MRT di Sudirman-Thamrin dipercantik seni rupa (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - PT MRT Jakarta mencatatkan penurunan jumlah penumpang pada bulan Agustus. Dari awal bulan hingga tanggal 27 Agustus 2019 Mosa Raya Terpadu (MRT) hanya mengangkut 2.080.474 penumpang.

Padahal di bulan Juli, MRT berhasil mengangkut 2.888.126 penumpang sebulan penuh, dan 93.165 orang per hari. Menurut Direktur PT MRT Jakarta Wiliam Syahbandar, terjadi penurunan penumpang MRT sebesar 13% di bulan ini.

"Dengan data ini kita estimasi rata-rata ridership bulan Agustus sebesar 80.018 penumpang per hari, hingga 27 Agustus ridership kita 2.080.474 penumpang," kata William di Grand Whizz, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

"Ridership kita menurun 13% di bulan Agustus," tegasnya.


Kejadian blackout alias padam listrik besar di tanggal 4 Agustus kemarin menjadi dalang penurunan penumpang. Bahkan di hari tersebut, menurut Wiliam, MRT hanya mengangkut 29 ribuan penumpang, dan menjadi angka terendah selama bulan Agustus.

"Memang ini kejadian power black out di 4 Agustus, di mana pada hari itu ridership MRT paling rendah hanya 29 ribu. Padam lampu itu imbasnya bukan ke hari Minggu saja, tapi ke ridership kita di bulan Agustus ini," papar William.


Bulan Juli sendiri menjadi rekor tertinggi ridership MRT selama 5 bulan beroperasi. Di bulan April MRT mencatatkan 2.373.145 penumpang.

Lalu turun di bulan berikutnya menjadi 2.253.559 penumpang. Di bulan Juni naik kembali menjadi 2.448.856 penumpang sebulan.

Simak Video "Jakarta Mati Listrik, MRT Terhenti di Bawah Tanah"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com