Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 30 Agu 2019 11:10 WIB

Taksi Online Kebal Ganjil-Genap? Angkutan Travel Tuntut Kesetaraan

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Pradita Utama Foto: Pradita Utama
Jakarta - Rencana pemberian tanda khusus buat taksi online, untuk membedakannya dengan mobil pribadi. Hingga, taksi online bisa bebas melintas di wilayah ganjil-genap.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) Budi Setiyadi, menjelaskan, pembicaraan dengan beberapa pihak sudah dilakukan, dan nantinya penandaan akan dilakukan oleh pihak kepolisian

Ketua Unit Sewa Wisata DPD DKI Jakarta, Priatmedi menghimbau kepada pemerintah kota untuk meninjau ulang kebijakan tersebut.


Menurutnya ekses yang ditimbulakan tidak hanya kepada taksi online namun akan menyebar ke unit sewa wisata yang jumlahnya tercatat lebih dari 250 ribu armada berplat hitam.

Lebih jauh Priatmedi menjelaskan, apakah ekses ini sudah dipikirkan oleh pemerintah kota? Belum lagi dampak kecurangan yang ditimbulkan oleh angkutan pribadi yang mendaftar taksi online hanya sekedar mendapat stiker.

Sementara tujuan utama system ganjil genap menekan tingkat polusi. Kalau kebikajan itu diberlakukan, lantas bagaimana dengan tujuan utama pemerintah DKI Jakarta.

"Kalaupun taksi online dibebaskan ganjil genap, kami dari angkutan pariwisata yang ber-plat hitam juga akan menuntut hal yang sama" kata Priatmedi kepada detikFinance, Jumat (30/8/2019).


Selain itu, ia melihat ada potensi kecurangan berupa pemalsuan stiker atau tanda khusus pengenal taksi online demi mengejar keistimewaan bebas ganjil-genap.

"Bisa jadi kebijakan tersebut memiliki potensi pemalsuan. Seperti -pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan dari tanda khusus ini," imbuhnya

Menyikapi fenomena ganjil genap sebaik pemerintah mengkaji ulang ekses dari peraturan tersebut. Jangan sampai ada oknum yang berusaha meraup keuntungan dari sistem ganjil-genap DKI Jakarta.

"Bahkan ada yang secara ilegal menjual pelat nomor berinisial RFP, RFS, dan RFD, yang merupakan sandi kendaraan pejabat, sekaligus STNK-nya, tujuannya untuk menghindari gage ganjil-genap," tandas dia.

Simak Video "Menhub Minta Ganjil-Genap Adil Buat Taksi Online"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com