Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 01 Sep 2019 13:46 WIB

United Airlines Kandangkan Boeing 737 MAX hingga Desember

Herdi Alif Alhikam - detikFinance
Foto: ABC Australia Foto: ABC Australia
Jakarta -
Maskapai-maskapai di Amerika Serikat (AS) ramai-ramai memperpanjang grounded pesawat Boeing 737 Max. Terakhir, United Airlines kembali mengandangkan 737 Max hingga 19 Desember.

Sebelumnya, dikutip CNN, Minggu (1/9/2019), maskapai ini memperpanjang hingga 3 November. Hal ini mengakibatkan pembatalan terhadap 90 penerbangan harian.

Boeing sendiri masih menjanjikan bahwa pihaknya akan selesai melakukan perbaikan perangkat lunak untuk pesawat dan melaporkan hasilnya ke Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) awal bulan depan. Boeing menargetkan, di bulan Oktober pesawatnya kembali mendapatkan izin terbang.


Pesawat Boeing 737 Max sendiri massal dikandangkan sejak bulan Maret di seluruh penjuru dunia. Hal tersebut terjadi setelah fitur keselamatan otomatis pada 737 Max terbukti tidak berfungsi, dan mengakibatkan kecelakaan fatal di Ethiopia dan Indonesia.

Maskapai lainnya, Southwest Airlines, yang memiliki pesawat 737 pesawat Max terbanyak daripada maskapai AS lainnya, telah membatalkan sekitar 180 penerbangan harian hingga 5 Januari tahun depan. Lalu, kalau American Airlines sejauh ini telah membatalkan sekitar 115 penerbangan harian hingga 2 November.

Boeing mengatakan akan memberikan kompensasi kepada pelanggan maskapai akibat kerugian yang terjadi karena gangguan jadwal mereka. Kuartal II 2019 Boeing setidaknya akan mengeluarkan US$ 5 miliar atau berkisar Rp 70 triliun (dalam kurs Rp 14.000).


Simak Video "KNKT 'Wanti-wanti' Lion Air hingga Boeing Cegah Kecelakaan"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com