Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 24 Sep 2019 10:20 WIB

Bulog Guyur 2.000 Ton Beras/Hari di 20 Pasar DKI Jakarta

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Vadhiya Lidyana - detikFinance Foto: Vadhiya Lidyana - detikFinance
Jakarta - Perum Bulog pagi ini mengadakan operasi pasar dalam rangka ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga (KPSH).

Operasi pasar yang akan dilakukan mulai 24-26 September 2019 ini diadakan di 20 pasar yang tersebar di DKI Jakarta. Adapun beras yang akan digelontorkan yakni sebanyak 2.000 ton per hari.

"Operasi KPSH ini dilaksanakan mulai 24-26 September 2019 secara serentak setiap harinya di 20 lokasi pasar yang tersebar di wilayah DKI Jakarta," kata Direktur Utama Bulog Budi Waseso (Buwas) di Gedung Bulog, Jakarta, Senin, (24/9/2019).

Ia mengatakan, operasi pasar ini dilakukan untuk menekan harga beras yang sedang naik.


"Sekarang kan harga beras mulai meningkat, mulai naik harganya. Karena memang panen selesai. Dari mulai harga gabahnya naik, dan pada akhirnya harga beras juga mahal. Tugas Bulog adalah stabilisasi harga. Oleh sebab itu kita sudah mulai operasi pasar," tutur Buwas.

Buwas mengungkapkan, realisasi KSPH di DKI Jakarta yang juga telah dilakukan sejak 1 Januari 2019, hingga saat ini sudah mencapai 333.401 ton beras dengan rata-rata 1.126 ton beras per hari.

"Realisasi penjualan KPSH hingga hari ini telah mencapai 333.401 ton dengan rata-rata penjualan melalui KPSH per hari sebanyak rata-rata 1.126 ton," papar dia.

Namun, angka tersebut akan, Buwas mengatakan, akan meningkat karena Bulog mendapat penugasan KPSH hingga Desember 2019.


"Dengan kegiatan KPSH yang masif. Ini diharapkan realisasi penjualan akan terus meningkat hingga akhir tahun karena kita punya batas waktu hingga Desember melakukan KPSH," pungkas dia.


Perlu diketahui, berdasarkan data dari Info Pangan Jakarta, harga beras medium mengalami kenaikan, dengan rincian, beras IR.I Rp 11.583 per kilogram (kg), dan beras IR.II Rp 10.638/kg. Sedangkan, untuk beras premium mencapai Rp 12.330/kg.


Padahal, Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras medium hanya sebesar Rp 9.450/kg, dan beras premium Rp 12.800/kg.


Dengan operasi ini, Bulog akan menjual beras dengan harga di bawah HET, yakni beras medium Rp 8.600/kg, dan beras premium Rp 11.000/kg.


Bulog Guyur 2.000 Ton Beras/Hari di 20 Pasar DKI Jakarta


Simak Video "Harga Beras Tinggi Bikin Bulog Gagal Ekspor Beras"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com