Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 03 Okt 2019 17:35 WIB

Pidato Lengkap Jokowi di Sidang Kabinet Paripurna Terakhir

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: (Andhika Prasetia/detikcom). Foto: (Andhika Prasetia/detikcom).
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memimpin sidang kabinet paripurna (SKP) terakhir menjelang dilantik oleh MPR sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024. Pada SKP yang terakhir ini, Jokowi bersama menteri dan kepala lembaga di kabinet kerja membahas mengenai evaluasi pelaksanaan RPJMN 2014-2019 dan persiapan implementasi APBN 2020.

Pada saat membuka sidang, Jokowi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh menteri dan kepala lembaga atas kerja kerasnya selama lima tahun terakhir. Jokowi berterima kasih karena banyak program yang sudah dikerjakan dan akan dilanjutkan di periode 2019-2024.

Berikut sambutan Jokowi di SKP terakhir periode 2014-2019:

Assalamualaikum WR.WB

Yang Saya hormati Bapak Wakil Presiden, Bapak Ibu sekalian yang Saya hormati.

Sidang kabinet paripurna pada siang hari ini akan kita evaluasi pelaksanaan RPJMN 2014-2019 serta juga persiapan implementasi APBN tahun depan, tahun 2020. Sebelum saya mempersilakan Menteri Bappenas dan Menteri Keuangan untuk menyampaikan laporan hasil evaluasi pelaksanaan serta persiapan untuk APBN 2020, pertama saya ingin ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua menteri, semua kepala lembaga atas kerja kerasnya selama lima tahun ini dalam membantu saya dan Bapak Jusuf Kalla dalam menjalankan visi dan program-program prioritas kita bersama.

Saya ingat bahwa di awal pembentukan kabinet kerja, saya menyampaikan bahwa tidak ada visi misi menteri, yang ada adalah visi misi presiden-wapres agar semuanya kita betul-betul berada dalam satu visi, satu tujuan, dan satu jalur. Kita lihat dalam lima tahun ini telah banyak yang kita kerjakan dengan berbagai keterbatasan-keterbatasan yang ada. Dan juga masih banyak pekerjaan-pekerjaan rumah yang belum bisa kita selesaikan.

Saya melihat selama lima tahun ini kita telah menyusun sebuah fondasi bagi arah pembangunan nasional agar lebih tangguh, lebih produktif, lebih merata, dan kita juga telah reformasi di bidang fiskal sehingga APBN kita menjadi semakin sehat dan semakin mandiri.

Kita juga telah meletakkan fondasi bagi pembangunan Indonesiasentris, bukan Jawasentris dalam melakukan percepatan di bidan infrastruktur. Kita juga telah memulai reformasi struktural, tetapi memang belum besar-besaran. Sehingga kita harapkan nanti di lima tahun ke depan kita akan melakukan reformasi struktural ini secara besar-besaran dalam rangka meningkatkan daya saing, memangkas banyak aturan, prosedur yang menghambat, yang berbelit-belit yang kita punyai saat ini. Juga reformasi di bidang perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan terutama pada masyarakat 40% ke bawah juga telah kita lakukan.


Kita melihat dalam lima tahun ini penguatan di bidang monitoring di bidang pengendalian eksekusinya di lapangan juga kita lakukan dengan baik, dalam perencanaan, dalam implementasi, dalam eksekusi. Saya melihat banyak hal yang telah berjalan karena itu keandalan proses eksekusi, efektivitas proses delivery harus menjadi penekanan dalam perancangan RPJMN tahun 2020-2024.

Terakhir, untuk persiapan implementasi APBN tahun depan, terhadap beberapa hal yang perlu menjadi perhatian kita bersama, bahwa 2020 merupakan tahun pertama pada periode pembangunan RPJMN 2020-2024 yang kita fokuskan pada pembangunan SDM secara besar-besaran tanpa meninggalkan pembangunan infrastruktur yang telah kita mulai lima tahun lalu. Karena itu, saya minta reformasi pemerataan kualitas pendidikan yang menjadi fondasinya sudah disusun selama lima tahun ini bisa kita lanjutkan. Juga program pelatihan kewirausahaan, entrepreneurship yang dimiliki masing-masing K/L bisa disinergikan.

Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan dalam pertemuan yang baik ini, yang juga berkaitan tambahan sedikit, dengan peningkatan ekspor dan investasi saya kira sudah mulai kita rapatkan dalam beberapa minggu ini, kita harapkan bisa kita selesaikan minggu depan. Sehingga betul-betul apa yang telah kita kerjakan bisa menghasilkan bagi bangsa dan negara.

Terima Kasih Wassalamualaikum WR.WB



Simak Video "Tol Layang Jakarta-Cikampek Bisa Dipakai Mulai 20 Desember 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com