Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 03 Okt 2019 17:07 WIB

Sudah 4 Kali Orang Terkaya RI Bantu Pengungsi Suriah

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance
Jakarta - Pengusaha nasional, Dato Sri Tahir hari ini mengunjungi kamp pengungsi Suriah di Azraq, Yordania. Kedatangan CEO Mayapada Group ini untuk melihat langsung kondisi para pengungsi asal Suriah yang tinggal di hunian sementara di Yordania.

Bantuan ke pengungsi Suriah ini bukan pertama kalinya diberikan oleh Tahir. Sejak 2016, orang terkaya nomor 4 di Indonesia itu tak pernah absen untuk memberikan bantuan.

Dalam kunjungannya pada 2016, Tahir menggelontorkan 1 Juta dolar AS atau setara Rp 13 miliar rupiah (kurs saat itu) untuk pengungsi Suriah di Yordania. Bantuan tersebut disampaikan langsung oleh Tahir saat mengunjungi Kantor Perwakilan Badan Pengungsi PBB UNHCR.

Bantuan itu diberikan untuk membantu anak-anak pengungsi dan masalah kesehatan yang dialami para pengungsi.

Kemudian pada 2017, Tahir juga kembali ke Yordania untuk menemui pengungsi Suriah. Dalam kesempatan itu, Tahir bahkan mengangkat seorang pengungsi anak-anak sebagai cucu. Ada 5 orang anak yang diangkat Tahir menjadi cucu.

Dia lalu memberikan bantuan 200 ribu US$ untuk cucu-cucu barunya itu. Bantuan itu khusus untuk dana pendidikan di tingkat perguruan tinggi para cucu angkatnya tersebut. Sebab, biaya pendidikan dari TK hingga SMA gratis di Yordania.


Setahun berikutnya, yakni 2018, filantropi itu kembali menggelontorkan pundi-pundinya untuk korban konflik di Timur Tengah. Setelah kemarin ke Yordania, Tahir kini menyumbang jutaan dolar AS untuk pengungsi Palestina dan Suriah di Lebanon.

Bantuan diberikan di kantor Kementerian Urusan Pengungsi Lebanon. Pemberian disaksikan Menteri Urusan Pengungsi Lebanon Mouin Merherby serta perwakilan UNHCR dan UNRWA. Bantuan masing-masing US$ 400 ribu untuk pengungsi Suriah dan US$ 1 juta untuk pengungsi Palestina.

Tidak hanya kepada pengungsi, Bos Mayapada Group ini juga memberikan apresiasinya kepada pemerintahan Lebanon. Menurutnya pengurus pengungsi bukanlah perkara mudah. Ia pun memberikan donasi sebesar US$ 500 ribu. Total sumbangan yang diberikan Tahir saat itu US$ 1,9 juta atau sekitar Rp 25 miliar.

Tahir pun mengaku sudah menyumbangkan hartanya senilai US$ 6 juta (Rp 84 miliar) selama tiga tahun belakangan kepada pengungsi Suriah di Yordania. CEO Mayapada Group tersebut pun datang lagi ke kamp pengungsian Suriah di Azraq, Yordania pada Rabu siang (2/10) waktu setempat.

Selain pengungsi Suriah, Tahir juga menaruh perhatian yang lebih terhadap Palestina lewat United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA). Pasalnya, hanya ada dua negara yang masih menyatakan dukungannya kepada Palestina.

Pihaknya akan menyerahkan bantuan Rp 5 miliar kepada UNRWA besok sebagai langkah mendukung Palestina.



Simak Video "Tiga Bom Mobil Meledak di Suriah, 6 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com