Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 07 Okt 2019 12:55 WIB

Pengusaha Berharap Pelantikan Jokowi Tak Diwarnai Kericuhan

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Andhika Prasetia/detikcom Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berharap pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk periode keduanya tidak diwarnai demo hingga kericuhan. Mereka berharap situasi tetap kondusif demi menjaga iklim investasi.

Wakil Ketua Umum Bidang Moneter, Fiskal, dan Kebijakan Publik Raden Pardede menilai sejauh ini tidak ada laporan dari para pengusaha maupun investor yang mencemaskan situasi saat pelantikan Jokowi.

"Artinya sudah selesai lah. Jadi saya pikir kita harus berharap dan optimis ke depan masalah politik sudah selesai. Pertarungan politiknya kan sudah selesai pada saat waktu itu di MK kan. Jadi sesudah itu semestinya selesai," kata dia kepada detikcom, Senin (7/10/2019).

Akhir September lalu Indonesia pun dilanda kericuhan oleh masyarakat yang menolak diterbitkannya Undang-undang KPK dan RUU KUHP. Tapi menurut Pardede demonstrasi tersebut masih punya alasan yang jelas.



Sementara jika dilaksanakan demo yang membuat ricuh pelantikan Jokowi tidak ada alasan yang mendasar.

"Belakangan ini dugaan saya lebih karena ada UU KPK, RUU KUHP. Dua UU itu yang menjadi dasar. Selanjutnya nggak ada lagi dasarnya orang melakukan apa itu lho. Jadi tidak bisa dikait-kaitkan itu dengan pelantikan," jelasnya.

"Nggak ada alasan yang kuat untuk mendemo pada saat dilakukan pelantikan presiden. Apa alasannya? kalau UU KPK kan ada, RUU KUHP ada alasan. Tapi kalau ini kan nggak ada urusannya lagi," tambah dia.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebelumnya pernah menyebut ada pihak yang berharap situasi memanas menjelang pelantikan. Begitu juga ada pihak yang ingin menjegal pelantikan Jokowi.

"Ada yang mengharapkan seperti itu," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019).



Simak Video "Jalan Panjang Menuju Pelantikan Jokowi-Ma'ruf"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com