Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 10 Okt 2019 13:47 WIB

Daya Saing RI Turun, Pengusaha: Negara Lain Lompat Lebih Tinggi

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengungkapkan bahwa penurunan peringkat daya saing Indonesia dikarenakan negara-negara tetangga berhasil mereformasi kebijakan yang selama ini dikeluhkan oleh dunia usaha.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Roeslani mengatakan produktivitas juga menjadi salah satu penyebab menurunnya daya saing Indonesia di tahun 2019 versi World Economic Forum (WEF).

"Mengenai daya saing yang menurun, ini karena produktivitas. Persoalan kita bukan hanya turun, negara lain lompatannya lebih tinggi dan ini yang harus kita lakukan," kata Rosan di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Guna meningkatkan daya saing serta produktivitas nasional, Rosan mengatakan Pemerintah harus segera merealisasikan program pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM).


Menurut Rosan, pengembangan kualitas SDM tidak bisa dikerjakan oleh Pemerintah maupun pengusaha secara sendiri-sendiri, melainkan harus dikerjakan secara bersama-sama.

"Jadi pekerjaan rumah kita utama dan akan menjadi prioritas 5 tahun ke depan bagaimana SDM produktivitasnya meningkat dan tentunya tidak bisa dilakukan sendiri Pemerintah maupun Pengusaha, ini harus sama-sama," jelas dia.

Sebelumnya, World Economic Forum (WEF) mengeluarkan daftar peringkat negara paling kompetitif di dunia. Dalam laporan tersebut, Singapura terpilih sebagai negara paling kompetitif dalam The Global Competitiveness Report 2019 lembaga itu.

Berdasarkan laporan WEF, Indonesia berada di peringkat ke-50 dengan skor 64.6. Indonesia berada di peringkat ke-4 di antara negara ASEAN lainnya. Singapura (peringkat 1), Malaysia (peringkat 27), dan Thailand (peringkat 40).

Kekuatan Indonesia adalah dari sisi market size dan stabilitas makro ekonomi dengan nilai masing-masing 82,4 dan 90.



Simak Video "Pengusaha: Revisi UU KPK Tak Jadi Kendala Iklim Investasi di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com