Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 14 Okt 2019 11:26 WIB

PNS Wajib Follow Medsos Bawahan, Supaya Nggak Nyinyir

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Mindra Purnomo/Infografis Foto: Mindra Purnomo/Infografis
Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta kepada aparatur sipil negara (ASN) yang berpangkat tinggi untuk memantau media sosial bawahannya. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan ujaran kebencian yang dilakukan ASN.

Bahkan, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengimbau agar atasan harus saling follow media sosial. Sehingga atasan bisa melakukan pemantauan kepada bawahannya di dunia maya.

"Di era medsos ini, diimbau atasannya itu harus follow media sosial bawahan atau teman sejawat supaya dari awal bisa diingatkan. Misal, 'hey bro, hey sis, kenapa ngurusin itu sih, kerjaanmu diberesin aja dulu'," ungkap Ridwan kepada detikcom, Senin (14/10/2019).


Menurutnya dengan begitu kasus ujaran kebencian yang panjang sampai dibawa ke Kepolisian dan Pengadilan tak perlu terjadi.

"Jangan dikit-dikit polisi dikit-dikit UU ITE, capek lah kaya gitu. Pak Kepala (BKN) itu pengin me-remind semua ini (ujaran kebencian) bisa dicegah," ujar Ridwan.


Ridwan menambahkan ASN sendiri tugasnya menjadi pemersatu bangsa. "Ingat ASN itu tugasnya perekat dan pemersatu NKRI," tegasnya.


PNS Wajib Follow Medsos Bawahan, Supaya Nggak Nyinyir


Simak Video "Soal PNS Libur Jumat, Komisi II: Nanti Kebanyakan Libur Bingung"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com