Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 14 Okt 2019 15:57 WIB

Di China Orang Kaya Berkat Teknologi, di RI karena Rokok

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Foto: Dok. Forbes Foto: Dok. Forbes
Jakarta -

Di posisi teratas orang paling kaya China masih diduduki oleh pendiri Alibaba Jack Ma. Berdasarkan laporan dari Hurun, Jack Ma memiliki kekayaan sejumlah US$ 39 miliar (Rp 546 triliun).

Kekayaan Jack Ma masih lebih tinggi dibanding dengan kekayaan orang terkaya di Indonesia, Budi dan Michael Hartono. Bos Djarum ini memiliki harta sejumlah US$ 35 miliar (Rp 493 triliun).

Baik Jack Ma maupun Hartono bersaudara, keduanya memiliki harta di atas US$ 30 miliar. Yang menarik, di China mayoritas orang kayanya termasuk Jack Ma berasal dari industri teknologi.

Sementara di Indonesia, orang terkayanya menghasilkan pundi-pundi rupiah dari industri rokok.


Di China, selain Jack Ma, orang terkaya kedua di Negeri Tirai Bambu, Pony Ma Huateng juga bergerak di industri teknologi. Pendiri Tencent ini punya kekayaan US$ 37 miliar (Rp 518 triliun).

Sementara di Indonesia, orang terkaya kedua juga adalah juragan rokok. Adalah Susilo Wonowidjojo yang namanya besar dari merek rokok Gudang Garam. Susilo punya harta US$ 9.,2 miliar (Rp 129 triliun).

Di China Orang Kaya Berkat Teknologi, di RI karena Rokok


Simak Video "Tol Layang Jakarta-Cikampek Bisa Dipakai Mulai 20 Desember 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com