Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 15 Okt 2019 11:26 WIB

Duh, Neraca Dagang RI September 2019 Tekor Tipis-tipis

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia di September 2019 mengalami tekor alias defisit tipis, yaitu sebesar US$ 160 juta. Nilai ekspor RI masih lebih rendah ketimbang impor.

Ekspor September 2019 mencapai US$ 14,1 miliar. Secara tahunan atau year on year, ekspor September 2019 turun 5,74% dibandingkan September 2018 yang sebesar US$ 14,96 miliar.

Sementara impor tercatat US$ 14,26 miliar, naik 0,63% dibandingkan bulan Agustus, tapi turun 2,41% jika dibandingkan dengan September 2018.



"Dibandingkan dengan impor Agustus 2019 naik 0,63%. Impor migas kita alami penurunan 2,36% impor non migas naik 1,02%," kata Kepala BPS Suhariyanto di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).

Berikut data neraca perdagangan RI selama 2018
  • Januari: defisit US$ 756 juta
  • Februari: defisit US$ 52,9 juta
  • Maret: surplus US$ 1,12 miliar
  • April: defisit US$ 1,63 miliar
  • Mei: defisit US$ 1,52 miliar
  • Juni: surplus US$ 1,74 miliar
  • Juli: defisit US$ 2,03 miliar
  • Agustus: defisit US$ 1,02 miliar
  • September: defisit US$ 160 juta



Simak Video "Impor Migas Tinggi, Jokowi Sentil Jonan dan Rini"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com