Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 17 Okt 2019 09:43 WIB

Kementerian BUMN Buka-bukaan Rumor Garuda Beli Sriwijaya Air

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Fitraya/detikTravel Foto: Fitraya/detikTravel
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) buka suara mengenai rumor PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akuisisi PT Sriwijaya Air.

Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah menjelaskan, saat ini tengah berlangsung proses verifikasi utang dan valuasi Sriwijaya Air. Namun, dia mengatakan, itu bukan berarti Garuda Indonesia membeli Sriwijaya Air.

"Ada proses verifakasi utang dan valuasi perusahaan. Bukan berarti Garuda mau beli Sriwijaya," katanya kepada detikcom, Rabu malam (16/10/2019).

Lanjutnya, valuasi Sriwijaya dilakukan karena merupakan bagian dari kerja sama manajemen (KSM). Itu juga dilakukan jika pembayaran utang Sriwijaya dilakukan melalui skema konversi saham.


"Valuasi dimintakan karena bagian dari KSM salah satunya meningkatkan nilai perusahaan ketika KSM berjalan dan juga jika restrukturisasi utang melibatkan skema konversi," paparnya.

Sejauh ini, Edwin mengatakan, belum ada kesepakatan mengenai konversi saham tersebut. Dia juga bilang, Sriwijaya masih punya peluang untuk menyicil pembayaran utangnya.

Edwin sendiri belum menyampaikan berapa kewajiban yang harus dibayarkan Sriwijaya kepada Garuda.

"Belum (kesepakatan konversi) karena deal dulu semua aspek komersial termasuk pengakuan kewajiban," terang Edwin.




Simak Video "Garuda Indonesia Perkenalkan Armada Barunya, Yuk Intip!"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com