Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 17 Okt 2019 13:10 WIB

IMF Pangkas Pertumbuhan Ekonomi, Sri Mulyani: Kita Harus Waspada

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Lamhot Aritonang Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - International Monetary Fund (IMF) kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dari 3,2% jadi 3% untuk tahun ini. Proyeksi pertumbuhan ekonomi global ini merupakan yang paling lambat sejak krisis keuangan 2008-2009.

Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memandang memang saat ini banyak negara yang mengalami penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi. Bahkan di negara-negara dengan ekonomi besar.

"Kita lihat di berbagai belahan negara penurunnya sangat tajam dari forecastnya. Kalau kita lihat India dari 7,3% jadi 6,1% itu penurunannya sangat tajam dan China juga penurunnya cukup tajam di kisaran 6,1% dan tahun depan bahkan di bawah 6%," ujarnya di Gedung MA, Jakarta, Kamis (17/10/2019).


Menurutnya, IMF cenderung sudah melihat risiko penurunan pertumbuhan ekonomi di beberapa negara itu yang semakin nyata. Hal itu akan berdampak pada beberapa negara maju maupun berkembang.

Untuk itu, lanjut Sri Mulyani, Indonesia harus waspada. Proyeksi IMF menjadi peringatan juga bagi ekonomi Indonesia yang tengah menghadapi berbagai permasalahan.

"Kita juga harus waspada di sisi kondisi ekternal kita. Ekspor kita menghadapi tekanan dan pasti mempengaruhi growth kita. Selama domestik demand masih cukup itu bisa menetralisir," tambahnya.


Ke depan, pemerintah akan memfokuskan kebijakan-kebijakan ekonomi untuk menjaga momentum guna menahan penurunan permintaan domestik.

Simak Video "Sri Mulyani Lanjut Jadi Menteri Keuangan RI"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com