HIPMI Ingatkan Bahlil Tugas Berat Kalahkan Investasi Vietnam

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 24 Okt 2019 15:42 WIB
Foto: Bahlil Lahadalia (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H.Maming meyakini Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia punya jurus jitu mengejar ketertinggalan investasi. Menurut Maming, tugas terberat Bahlil ialah mengalahkan Vietnam soal iklim investasi.

"Kita optimistis Bahlil punya jurus dalam mengembalikan keadaan. Beliau banyak akalnya dan selalu berpikir out of the box," ujar Maming dalam keterangannya Kamis(24/10) di Jakarta.

Hal tersebut diutarakan Maming menanggapi sorotan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal buruknya iklim investasi akibat banyaknya regulasi dan tumpang tindih berbagai aturan. Jokowi telah memerintahkan untuk menata ulang berbagai regulasi dan aturan agar tidak menghambat arus masuk investasi ke dalam negeri.


Maming mengatakan, tantangan terbesar Bahlil adalah bagaimana mengalahkan Vietnam untuk urusan investasi. "Vietnam dulu jauh di bawah kita. Sekarang dia di atas kita. Iklim investasinya sudah sophisticated," ucap dia.

Maming mengatakan, salah satu penyebab rendahnya realisasi investasi sebab rendahnya efisiensi dalam perekonomian dan biaya investasi. Hal ini menjadi salah satu penghambat utama mencapai pertumbuhan ekonomi secara optimal.

Hal tersebut ditunjukkan dengan tingginya incremental capital-output ratio alias ICOR Indonesia dibandingkan negara-negara lain. "ICOR Indonesia 6,6. Vietnam dan negara Asia Tenggara lainnya memiliki ICOR di kisaran 3-4," ucap Maming.



Simak Video "Investasi Terhambat, Kepala BKPM: Ada 'Hantunya'"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)