Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 27 Okt 2019 10:54 WIB

Lipsus Bisnis Boba

Boba yang Jadi Primadona Milenial hingga Generasi Z

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Bisnis Boba (Lutfi Syahban/tim infografis) Foto: Bisnis Boba (Lutfi Syahban/tim infografis)
Jakarta - Bisnis minuman boba telah menjadi gaya hidup berbagai kalangan, baik generasi milenial maupun generasi Z. Minuman segar yang disajikan dingin dan sedikit bahan pengawet tersebut mudah didapat, harga terjangkau, dan juga cepat disajikan.

Kedua generasi yang kini mendominasi populasi penduduk masa kini menjadi kaum yang paling gemar meneguk minuman tersebut.

"Perilaku generasi milenial maupun generasi Z sekarang ingin minuman yang praktis tapi dianggap masih segar dan tak berpengawet. Berbeda jika kita membeli minuman instan dalam kemasan yang dikhawatirkan ada bahan pengawet," kata Pengamat Ekonomi dan Bisnis Indef Ahmad Heri kepada detikcom, Jumat (25/10/2019).


Sependapat dengan Heri, General Manager Kamutea Indonesia, Ronald Layandi mengatakan, pelanggan minuman bobanya didominasi oleh generasi milenial dan generasi Z. Selain itu, menurut data statistik pelanggan Kamutea, pelanggannya sebagian besar adalah wanita.

"Secara statistik customer kita sebagian besar 20-35 tahun, itu reguler customer kita. Secara jenis kelamin memang didominasi oleh wanita," terang Ronald ketika ditemui detikcom beberapa waktu lalu, di Jakarta.

Boba yang Kini Jadi Primadona Milenial hingga Generasi ZFoto: Dok. Kamutea

Menurut Ronald, minuman boba sudah menjadi pendamping keseharian para generasi milenial dan Z. Apalagi, kemampuan daya beli kedua generasi tersebut, terutama yang bertempat tinggal di kota-kota besar cukup baik.

"Dan kita melihat sekarang ini generasi milenial dan Z secara lifestyle dan spending power cukup bagus. Demand mereka terhadap sesuatu yang trend itu saya rasa sangat agresif juga. Karena itulah kita coba bawa konsep beverage kita kembangkan di sini," jelas Ronald.


Sedikit berbeda, Founder dan CEO Kokumi, Jacqueline Karina mengungkapkan, pelanggannya didominasi oleh usia 6-40 tahun. Alasannya, produk-produk yang dijajakan Kokumi memang menawarkan visual yang menarik hingga anak-anak suka. Sedangkan, usia 40-an menyukai produknya karena bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan alami.

Boba yang Kini Jadi Primadona Milenial hingga Generasi ZFoto: Dok. Kokumi

"Pertama kita jual jus, jadi pertama Kokumi itu terkenalnya jual jus. Unicorn drink itu kan jus, and it's healthy, karena dragon fruit dicampur berries, semuanya fresh. Terus kita jual probiotics drinks. Kita jual rainbow isinya greek yoghurt. Lalu untuk Boba, Kokumi nggak pakai pengawet. Jadi tetap benang merahnya kalau Kokumi ada hope, ada miracle, kita healthy. Jadi kita membuat minuman yang bisa memberikan manfaat untuk anak-anak, anak muda, juga yang lebih tua yaitu sesuatu yang murni, organik, tidak ada artificial coloring, tidak ada pengawet," imbuh Jacqueline.

Simak Video "Boba Lover, Michelle Ziudith Bisa Minum Bubble Tea 4 Kali Sehari"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com