Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 04 Nov 2019 13:33 WIB

Bukan Tutup, PO Bus ke Kertajati Rugi Saingan sama Damri Gratis

He - detikFinance
Foto: Yudha Maulana Foto: Yudha Maulana
Jakarta - Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati kembali menjadi sorotan. Kini sorotan muncul dari keluhan para pengusaha transportasi umum yang mengaku menutup trayek karena sepi penumpang ke Kertajati.

Manajemen BIJB pun buka suara, menurut Corporate Secretary BIJB Arief Budiman tidak ada perusahaan yang menutup trayek. Menurutnya, yang terjadi sekarang adalah para perusahaan transportasi ini merugi karena bersaing dengan bus Damri yang digratiskan pemerintah. Masyarakat lebih memilih naik Damri dibanding bus lain yang berbayar.

"Tidak ada perusahaan antarmoda di Kertajati yang gulung tikar. Kebenaranya bahwa moda di sini memang belum menguntungkan, karena layanan Damri gratis masih menjadi pilihan masyarakat," ucap Arief saat dihubungi detikcom, Senin (4/11/2019).


Meski begitu, Arief membantah ada perusahaan yang menutup trayeknya. "Moda yang beroperasi di sini masih melakukan layanan," lanjutnya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa tidak ada perusahaan yang menutup trayek. Pasalnya cuma ada Damri dan Blue Bird yang mengoperasikan trayek Kertajati.

Namun, menurut data yang disampaikan Arief, selain Blue Bird dan Damri masih banyak operator lain yang membuka trayek ke Kertajati. Setidaknya masih ada 12 operator lainnya yang membuka rute ke Kertajati.

Mulai dari CTU Shuttle, MyTrans, ECA Shuttle, P. Trans, Baraya, Mekarsari, Arnes, Budiman, Bhineka Shuttle, Sobat Trans, Urban Travel, bahkan hingga aplikasi transportasi online Grab.


Operator tersebut membuka rute yang menghubungkan BIJB dengan berbagai daerah di Jawa Barat, mulai dari Cirebon, Bandung, Tasikmalaya, Indramayu, Kuningan, Jatinangor, Sumedang, Majalengka, Maja, Kadipaten, Tonjong, Cikijing, Purwakarta, dan Rajagaluh.

Sebelumnya, pengusaha angkutan umum di Cirebon terpaksa menutup trayek tujuan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Penutupan trayek tujuan BIJB itu menurut Sekretaris DPC Organda Kota Cirebon Karsono disebabkan karena sepinya penumpang.

"Sekarang BIJB kan sepi, senyap kembali. Sekarang memang sudah pada tutup. Ya rata-rata lah, di Cirebon itu ada sekitar 15 pengusaha angkutan yang sempat membuka shuttle arah BIJB," kata Karsono kepada detikcom, Jumat (1/1/2019).




Simak Video "2020 Bandara Kertajati Layani Penerbangan Haji"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com