Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 04 Nov 2019 15:01 WIB

Anggota Baru Komisi XI Dengarkan Wejangan Sri Mulyani soal Ekonomi Dunia

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali mengingatkan bahwa pelemahan ekonomi dunia akibat beberapa faktor yang tidak menentu perlu diwaspadai bersama antara pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Hal itu disampaikan dirinya pada saat rapat kerja (raker) perdana antara Kementerian Keuangan dengan Komisi XI DPR yang anggotanya mayoritas wajah-wajah baru pada periode 2019-2024.

"Tahun 2019 perekonomian dunia mengalami tekanan yang cukup berat," kata Sri Mulyani di ruang rapat Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (24/11/2019).

Sri Mulyani menjabarkan pelemahan ekonomi dunia diproyeksi berada pada level 3% hingga alhir 2019. Proyeksi tersebut telah berubah beberapa kali dari mulai berada di level 3,9%.

"Revisi menurun dari proyeksi ekonomi global 2019 yang turun hampir 0,7%, tadinya 3,9%, lalu ke 3,7%, 3,5%, sekarang terakhir akan tumbuh 3%," jelas dia.


Menurut Sri Mulyani, perubahan proyeksi yang ke arah penurunan dianggap berada pada level resesi. Penurunan tersebut dikarenakan oleh beberapa faktor salah satunya adalah perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China, dan Amerika Serikat dengan Eropa.

Kondisi perang dagang antar negara besar di dunia ini menyebabkan penurunan volume perdagangan internasional. Pada tahun ini diperkirakan volume perdagangan internasional hanya tumbuh 1,1% atau paling rendah setelah krisis 10 tahun lalu.

"Risiko global yang perlu diwaspadai meskipun ada berita negosiasi tapi masih menyelimuti ketidakpastian," jelas Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.



Simak Video "Tiket Pesawat Diskon 50%, Sri Mulyani Ajak Masyarakat Traveling"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com