Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 07 Nov 2019 16:22 WIB

Menhub Ingin Beras Bulog Sampai Papua Dikirim Pakai Aplikasi

Anisa Indraini - detikFinance
Foto: Budi Karya Sumadi ke Istana (Andhika Prasetia/detikcom). Foto: Budi Karya Sumadi ke Istana (Andhika Prasetia/detikcom).
Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menginginkan Papua ke depan untuk bisa mendapatkan pasokan beras Bulog dengan lancar. Hal ini diungkapkan setelah dirinya menghadiri peluncuran GrabKios hari ini.

"Alangkah indahnya proses bisnis ini bisa diterapkan untuk distribusi barang-barang Bulog itu menjadi simpel, karena teknologinya ada, pemainnya ada, kita tinggal mengintegrasikan saja gituloh. Oleh karenanya saya hadir disini untuk mengaktualisasikan aplikasi ini untuk distribusi barang-barang di Indonesia ke bagian timur khususnya," ujarnya di Gedung Smesco Indonesia, Kamis (7/11/2019).

Budi berharap, kemudahan GrabKios ini juga dapat dirasakan warga Papua. Pengiriman bahan-bahan pokok juga akan ditopang melalui tol laut, sehingga harga beras di Papua lebih terjangkau.


"Saya pingin beras Bulog harganya sama dengan warung dan kios. Alangkah indahnya kalau di Papua seperti ini juga," katanya.

Beras Bulog tersebut nantinya akan dikirim dari Surabaya menggunakan kapal laut ke bagian timur Indonesia seperti Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.

Untuk mewujudkan itu, Budi terlebih dahulu minta persetujuan Direktur Utama Bulog Budi Waseso (Buwas) supaya keduanya bisa bekerja sama untuk mengirim pangan ke Papua lebih mudah dan lancar.



"Aplikasi menjadi cara untuk mendistribusikan barang. Saya harapkan Pak Buwas setuju. Lewat adanya GrabKios ini, pembagian beras dapat mencakup sampai ke Papua," pungkasnya.




Simak Video "Pembebasan Lahan Proyek KA Makassar-Parepare Segmen 3 Digeber!"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com