Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 11 Nov 2019 13:58 WIB

Asal Usul 11.11, Dari Hari Jomblo Hingga Jadi Hari Penuh Promo

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Festival belanja online Singles Day atau saat ini lebih dikenal dengan 'Double Eleven' kembali diperingati dengan meriah. Saat ini kita mengenal festival 'Double Eleven' atau 11.11 sebagai hari dimana banyak toko online memberikan diskon besar-besaran.

Namun apakah Anda tahu asal-usul promo 11.11 bisa bermunculan?

Melansir dari nationaltoday.com, Senin (11/11/2019), Singles Day pertama kali dicetuskan oleh para mahasiswa di Universitas Nanjing, China pada 11 November 1993. Sesuai namanya, Singles Day merupakan hari spesial yang diperuntukkan kepada para jomblo di China.

Para mahasiswa lajang di Universitas Nanjing China memilih 11 November untuk dirayakan, memanjakan diri mereka alih-alih meratapi nasib menjadi orang tanpa pasangan alias jomblo. Singles Day dengan cepat tumbuh menjadi hari raya yang tidak resmi untuk para jomblo di China menikmati masa lajang mereka.



Para jomblo ini memilih untuk memberikan 'hadiah' kepada diri mereka sendiri dengan cara membeli makanan-makanan enak ataupun belanja barang-barang tertentu. Dari akar yang sederhana itu, Singles Day telah menjadi 'hari raya' bagi orang China untuk berbelanja.

Kemudian, Single Day atau 11.11 menjadi trend untuk berbelanja online pertama kali dipicu oleh Alibaba Group. Pada 2009, CEO Alibaba Daniel Zhang berinisasi untuk memberikan promo penjualan online pada Singles Day. Kini promo 11.11 telah berkembang menjadi acara tahunan dan pesta belanja online terbesar di dunia, baik untuk para 'single' ataupun untuk yang sudah 'double'.

Tidak hanya Alibaba, saat ini sudah banyak e-commerce yang mulai ikut merayakan Single Day sebagai hari belanja online, termasuk di Indonesia. Sebut saja Tokopedia, Shopee, bukalapak, hingga berbagai e-commerce lainnya ikut merayakan pesta belanja online terbesar di dunia ini.



Simak Video "Petani Kini Bisa Jualan Hasil Buminya di Harbolnas"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com