Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 15 Nov 2019 10:41 WIB

RI Masih Doyan Impor Apel hingga Handphone

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Pradita Utama Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total impor Indonesia sepanjang Oktober 2019 sebesar US$ 14,77 miliar atau turun 16,39% dibanding Oktober 2018. Sementara dibandingkan dengan September 2019, impor bulan ini naik tipis 3,57%.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan dilihat secara bulanan, impor barang konsumsi Indonesia mengalami kenaikan. Contohnya obat-obatan dan buah.

"Total impor barang konsumsi US$ 1,44 miliar. Kita impor apel, kemudian obat-obatan, anggur, demikian juga beberapa barang konsumsi lainnya mengalami kenaikan. Bahan baku juga mengalami kenaikan 16,7%" kata Suhariyanto di kantor BPS, Jakarta, Jumat (15/11/2019).


Sebaliknya, impor barang modal mengalami penurunan pada Oktober 2019 ini.

"Barang modal sebaliknya mengalami penurunan 5,87%. Di sana yang mengalami penurunan superheated water oil. Notebook juga turun, transponder juga turun, intinya beberapa mesin," kata dia.

"HP bukan barang modal, hp dalam klasifikasi itu barang konsumsi bukan barang modal," sambung Suhariyanto.

Sementara beberapa impor non migas yang mengalami peningkatan terbesar ialah mesin dan peralatan listrik. "Yang mengalami peningkatan terbesar mesin dan peralatan listrik, besi dan baja, ampas," katanya.



Simak Video "Hakim Tolak Praperadilan Elviyanto, Tersangka Suap Impor Bawang Putih!"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com