Selain soal Ahok, ruas tol terpanjang di Indonesia, Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung 189 kilometer dibuka gratis sebulan juga menjadi berita terpopuler. Ruas tol terpanjang di Indonesia, dan merupkan bagian dari tol Trans Sumatera ini baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo Jumat (15/11/2019).
Ada pula foto-foto penampakan ruas tol tersebut dari udara. Penasaran pengin tahu selengkapnya? Baca 5 berita terpopuler detikFinance berikut ini:
Ahok Dinilai Suka Berkata Kasar dan Bikin Ribut
Foto: Dok
|
"Kita tahu perilaku Pak Ahok itu kan kata-katanya kasar, sering bikin keributan," kata Arie kepada detikcom, Jumat (15/11/2019).
"Pertamina ini perusahaan strategis, yang menjamin untuk seluruh rakyat dalam suplai BBM. Kalau di dalamnya nanti dibikin gaduh gimana bisa maksimal melayani masyarakat," sambung Arie.
Menurut Arie, Ahok tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah (Permen) tentang syarat BUMN untuk menjabat di Pertamina, baik tingkat Komisaris maupun Dewan Direksi.
"Salah satunya di situ kan ada tidak punya masalah keterkaitan dengan masalah hukum, kemudian berperilaku baik," tuturnya.
Arie berharap, bos Pertamina bisa diisi oleh orang dalam. Menurutnya, banyak orang dalam Pertamina yang lebih pantas.
Baca selengkapnya di sini: Sederet Alasan Serikat Pekerja Tolak Ahok Jadi Bos Pertamina
Tol Terpanjang RI di Sumatera Gratis Sebulan
Foto: Dok. Hutama Karya
|
Bertempat di Gerbang Tol Simpang Pematang, kilometer 240 Simpang Pematang Panggang, Mesuji, Lampung, Jokowi meresmikan tol Terpeka didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, dan Direktur Utama Hutama Karya, Bintang Perbowo.
Rencananya tol tersebut digratiskan selama sebulan. Simak di sini berita selengkapnya: Dibuka Jokowi, Tol Terpanjang di RI Gratis Sebulan
Luhut Sikat Balik Penolak Ahok ke Pertamina
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
|
Basuki Tjahaja Purnama bakal menjadi bos BUMN. Kabar yang santer beredar, pria yang beken disapa Ahok itu bakal menjadi petinggi di PT Pertamina (Persero).
Belum sempat Ahok resmi ke Pertamina, penolakan keras pun muncul dari Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB). Presiden FSPPB Arie Gumilar menilai Ahok merupakan sosok orang yang kerap buat keributan.
"Kita tahu perilaku Pak Ahok itu kan kata-katanya kasar, sering bikin keributan," kata Arie kepada detikcom, Jumat (15/11/2019).
"Pertamina ini perusahaan strategis, yang menjamin untuk seluruh rakyat dalam supply BBM. Kalau di dalamnya nanti dibikin gaduh gimana bisa maksimal melayani masyarakat," sambung Arie.
Penolakan tersebut direspons Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Menurut dia yang menolak Ahok justru perlu dipertanyakan.
Baca selengkapnya di sini: Keras! Luhut Sikat Balik Penolak Ahok Jadi Bos Pertamina
Mereka yang Menolak dan Mendukung Ahok Jadi Bos BUMN
Foto: Grandyos Zafna
|
Ada yang menolak, ada pula yang mendukung. Begitulah ragam reaksi yang timbul atas rencana masuknya Ahok sebagai petinggi di salah satu BUMN besar negeri ini.
Yang mendukung percaya, kemampuan Ahok selama ini laik untuk diberi kesempatan mengelola sebuah perusahaan besar sekelas BUMN. Sedangkan yang menolak punya ragam alasan lainnya lagi.
Seperti apa dukungan dan penolakan atas rencana masuknya Ahok sebagai petinggi di salah satu BUMN? Simak kembali informasi berikut ini:
Baca selengkapnya di sini: Mereka yang Mendukung dan Menolak Ahok Jadi Bos BUMN
Penampakan Tol Terpanjang RI dari Udara
Foto: Antara Foto
|
Halaman 2 dari 6