Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 18 Nov 2019 12:31 WIB

Ada yang Hambat Investasi, Bahlil: Laporkan ke Polisi!

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Bahlil Lahadalia (Andhika Prasetia/detikcom). Foto: Bahlil Lahadalia (Andhika Prasetia/detikcom).
Jakarta - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menggandeng kejaksaan tinggi hingga kepolisian untuk menangani pihak-pihak yang menghambat investasi. Pihaknya pun akan memperkuat kerja sama dengan institusi tersebut.

"Saya penting melaporkan kalau ada investasi yang terhalang di daerah laporkan ke kejaksaan tinggi, laporkan ke kepolisian," kata Bahlil saat rapat koordinasi dengan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) seluruh Indonesia di Shangri-La Hotel, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Dirinya akan segera menandatangani perjanjian kerja sama dengan institusi penegak hukum dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Habis ini saya akan melakukan perjanjian kerja sama BKPM dengan Polri, BKPM perjanjian kerja sama dengan Kejagung, BKPM akan lakukan perjanjian kerja sama dengan Mendagri," jelasnya.



Menurutnya yang selama ini dilakukan baru sebatas MoU yang mana tak banyak memberikan manfaat apa-apa.

"Selama ini kan MoU prosesnya. MoU itu cuma kesepahaman. Kalau tidak sepaham bubar itu MoU. Karena kita lama-lama jadi institusi MoU. Saya kalau MoU tidak mau. MoU ini hanya seremoni saja," terangnya.

Dirinya ingin keterlibatan para pemangku kepentingan lebih dalam lagi dalam mengawal investasi.

"Saya lebih dalam lagi membuat perjanjian kerja sama saling mengikat. Di situ ada efek hukumnya. Kalau tidak begitu repot. Ini dibutuhkan kekompakan yang masif dari pusat sampai ke daerah harus kita lakukan," tambahnya.



Simak Video "Trauma Dirampok, Farah Quinn Ogah Simpan Berlian di Rumah"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com