Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 19 Nov 2019 11:14 WIB

Ambisi Bahlil Sedot Investasi Rp 700 Triliun di 2020

Zulfi Suhendra - detikFinance
Foto: Bahlil Lahadalia (Andhika Prasetia/detikcom). Foto: Bahlil Lahadalia (Andhika Prasetia/detikcom).
Jakarta - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia punya pekerjaan rumah yang besar untuk meningkatkan investasi. Untuk jangka pendek, Bahlil berambisi merealisasikan rencana investasi sebesar Rp 708 triliun.

"Ini pekerjaan berat, h2020 harus tereksekusi," ujar Bahlil saat berbincang santai dengan media di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin malam (18/11/2019).

Dikatakan mantan Ketua Umum HIPMI ini, investasi sebesar Rp 708 triliun tersebut akan dibawa oleh sekitar 24 perusahaan. Bahlil mengatakan, dia akan melakukan pendekatan yang sedikit berbeda, yaitu mengedepankan kemudahan berusaha sebelum melakukan promosi.


"KPI kita membangun kemudahan usaha dulu, kemudian realisasi investasi," katanya.

Dia mengaku diberi waktu oleh Jokowi selama 7 bulan untuk merealisasikan investasi tersebut mulai tahun depan. "Tapi saya bilang ke Pak Presiden, saya harus bedah dulu satu per satu. Karena ini kan seperti anatomi, perda harus clear,"

Bahlil mengatakan, belum genap 1 bulan dia menjabat, realisasi investasi sudah tembus Rp 100 triliun.


Dalam kesempatan itu juga, pria asal Fakfak ini menegaskan, ke depan setiap investasi yang masuk wajib menggandeng mitra lokal yang memenuhi syarat. Teknis mengenai persyaratan tersebut akan diverifikasi oleh BKPM.

"Misalnya dia perusahaan sawit, harus paham sawit, harus punya ekuiti," tuturnya.

Simak Video "BKPM Patok Harga Nikel Dalam Negeri US$ 30 Per Metrik Ton"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com