Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 20 Nov 2019 16:22 WIB

Belinya Bisa Online, Investasi Emas Makin Diburu

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Puti Aini Yasmin Foto: Puti Aini Yasmin
Jakarta - Memiliki emas sebagai alat investasi saat ini menjadi semakin mudah. Tak perlu lagi mendatangi toko-toko emas yang ada di ruko-ruko ataupun di pasar.

Direktur ORORI Group Triono J Dawis mengungkapkan saat ini animo masyarakat dalam berbelanja logam mulia sangat tinggi. Termasuk membeli emas atau logam mulia secara online.

Saat ini emas merupakan investasi yang jadi pilihan masyarakat karena harganya yang stabil.

"Pertama animo masyarakat belakangan terhadap pembelian emas online juga makin meningkat," kata Triono dalam konferensi pers di Gedung Sampoerna Strategic, Jakarta, Rabu (20/11/2019).


Pengamat keamanan siber Alfons Tanujaya menjelaskan saat ini kondisi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China turut mempengaruhi pergerakan harga emas.

CEO PT Sampoerna Gold Indonesia John Aryananda mengungkapkan saat ini masyarakat sudah percaya dengan berbelanja emas di toko online.

Namun memang, masyarakat membutuhkan keyakinan khusus terkait keaslian produk logam mulia yang dijual di toko online. "Pasar jual beli emas yang didominasi oleh mom-and-pop-stores memiliki keterbatasan alat untuk mengecek keaslian emas bersegel tertutup," ujar John.

Dia menjelaskan, untuk kebanyakan mom-and-pop stores, salah satu cara paling mudah mengecek keaslian dengan menyentuh dan menimbang emas tanpa lapisan tertutup.


ORORI Group mengumumkan kemitraan eksklusif dengan SGI untuk memasarkan logam mulia WARIS melalui situs ORORI.com dan aplikasi e-emas. Penunjukan ORORI diambil dengan mempertimbangkan rekam jejak positif, jaringan dan platform berbasis daring.

Menurut John, dalam penjualan logam mulia secara online ada elemen keamanan yang perlu diperhatikan. Seperti jaminan keamanan data pengguna ketika bertransaksi pada sebuah platform. Kedua, jaminan keamanan logam mulia saat pengiriman dan jaminan keamanan logam mulia setelah beredar bebas di pasaran.

Simak Video "Imbas Perang Dagang AS-China, Harga Emas Antam Melambung Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com