Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 02 Des 2019 18:05 WIB

Ramal Ekonomi RI Tumbuh 5,05%, Jokowi: Bisa di Atas atau di Bawah

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara mengenai prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di level 5,04-5,05% disepanjang 2019. Menurut Jokowi angka prediksi tersebut masih bisa berubah.

"Kita ini memperkirakan, bukan memastikan, memperkirakan akan tumbuh 5,04-5,05% kurang lebih. Tapi bisa di atas itu, bisa di bawah," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Meski demikian Jokowi kembali membanggakan perekonomian Indonesia yang berada di level 5%. Menurut Jokowi, angka tersebut masih lebih bagus dibandingkan negara-negara berkembang dan maju lainnya yang sudah mengalami penurunan pertumbuhan akibat gejolak global.

"Tapi yang paling penting kalau kita bandingkan dengan negara lain yang semuanya turun, kita patut bersyukur masih diberi angka pertumbuhan ekonomi di atas 5%," jelas dia.


Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku bahwa mempertahankan ekonomi di level 5% bukan hal yang mudah. Apalagi banyak lembaga internasional yang memprediksi ekonomi dunia masih melemah di tahun 2020.

Oleh karena itu, Jokowi menegaskan bahwa kunci menjaga pertumbuhan ekonomi nasional adalah dengan investasi dan ekspor. Bahkan, dirinya yakin Indonesia bisa mencapai target ekonomi 5,3%.

"Kalau pertumbuhan investasi itu bisa mengalami kenaikan yang drastis, itu baru kita angka 5,3% akan bisa ketemu," ujarnya.



Simak Video "Jokowi Pastikan Pembebasan Lahan Kereta Cepat Sudah 99%"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com