Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 06 Des 2019 12:09 WIB

Pesawat Garuda yang Bawa Harley Ternyata Tak Boleh Angkut Kargo

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Rizki Pratama Foto: Rizki Pratama
Jakarta - Komite audit Garuda Indonesia memastikan bahwa adanya pengangkutan barang di pesawat Garuda A330-900 dari Touloues merupakan pelanggaran. Pesawat ini juga ditemukan melakukan penghindaran pemeriksaan.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menjelaskan, pesawat Airbus tersebut merupakan pesawat baru. Sehingga tidak diperbolehkan melakukan pengangkutan barang.

"Pesawat Airbus tersebut merupakan pesawat baru yang belum dioperasikan secara komersil. Harusnya nggak boleh bawa muatan kargo," ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (6/12/2019).


Arya menjelaskan, menurut penuturan komisaris Garuda yang menjadi komite audit ternyata pesawat tersebut langsung menuju hanggar milik GMF, tidak singgah dulu di apron.

"Ada itikad tidak baik, menghindari pemeriksaan menurut komisaris," tuturnya.

Dengan begitu, masih menurut komisaris, ada pelanggaran perdata dan pidana yang dilakukan para pelanggar di skandal Harley Davidson dan Brompton. Namun harus ada pembuktian dari pihak berwajib.


"Dari itu merekomendasikan Kementerian BUMN, untuk mengambil tindakan direksi dan staf Garuda. Itu ditandatangani, Sahala, Chairal Tanjung, 5 komisaris," tutupnya.

Simak Video "Billy Syahputra Enggan Komentar soal Kasus Suami Iis Dahlia"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com