Kementerian BUMN Beberkan Bobroknya Garuda di Bawah Ari Askhara

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 06 Des 2019 13:50 WIB
Foto: Ilustrasi Garuda Indonesia (Shinta/detikTravel)
Jakarta - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan bahwa ia menerima banyak laporan terkait Garuda Indonesia. Laporan yang diterimanya adalah para karyawan diminta bekerja di luar batas kewajaran.

"Karena kami dapat laporan banyak bahwa ini banyak misalnya karyawan bekerja di luar dari kemampuannya dalam arti manusiawinya, dan sebagainya. Dapat laporan tapi saya belum tahu apakah sesuai aturannya atau nggak," ungkap Arya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2019).


Dia mencontohkan, salah satunya ialah pramugari yang harus bekerja pulang pergi untuk penerbangan Sydney, Australia-Jakarta tanpa menginap. Padahal, itu merupakan pekerjaan berat.

"Misalnya luar negeri Sydney mereka pulang pergi, pramugari, kalau pilotnya nggak. Mereka nggak nginap," tutupnya.


Menteri BUMN Erick Thohir juga membuka peluang merombak direksi Garuda Indonesia.

"Kalau soal perombakan bisa saja, karena kita sedang evaluasi Garuda dengan total," katanya.

Simak Video "Pramugari Garuda Pakai Face Shield Ketimbang Baju APD, Ini Kata Dokter"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/eds)