Pengusaha Hotel dan Restoran Buka-bukaan Soal 'Skandal' Dirut Garuda

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jumat, 06 Des 2019 14:55 WIB
Foto: Dirut Garuda Ari Askhara (Herdi Alif Al Hikam/detikFinance)
Jakarta - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengungkapkan kegembiraannya atas keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk mencopot I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara dari jabatan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Bahkan, ia juga membeberkan kasus-kasus dalam maskapai pelat merah tersebut di bawah kepemimpinan Ari Askhara. Salah satunya kasus melonjaknya tiket pesawat karena tak adanya persaingan dari maskapai lain.

"Kita ini yang komplain paling berat. Dia ini kan 'penyebab', dia menciptakan praktik kartel. Dia mendikte pasar," kata Hariyadi usai menghadiri rapat koordinasi omnibus law di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (6/12/2019).


Tak hanya itu, melonjaknya biaya kargo pesawat juga membuat geram para pengusaha terutama di sektor pariwisata.

"Bukan hanya penumpang kena masalah, kargo juga. Harganya naik nggak kira-kira. Itu kan mengganggu banget," tegas dia.


Sebelumnya, Hariyadi menyampaikan bahwa pengusaha sektor pariwisata sangat gembira dengan keputusan Erick mencopot Ari Askhara dari Dirut Garuda.

"Ini terus terang saya dengan adanya pergantian Dirut Garuda ini, saya sebagai Ketua PHRI dari sektor pariwisata gembira banget," tuturnya.

Simak Video "Pramugari Garuda Pakai Face Shield Ketimbang Baju APD, Ini Kata Dokter"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)