Erick Thohir Copot 4 Direktur Garuda

Vadhia Lidyana - detikFinance
Minggu, 08 Des 2019 08:00 WIB
Foto: Tim Infografis/Mindra Purnomo

2. Erick Thohir Tunjuk Direksi Baru Garuda Januari 2020

Untuk mengisi jabatan yang kosong atas pemberhentian sementara direksi yang terlibat kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton itu, Dewan Komisaris akan menunjuk pejabat definitif atau pelaksana tugas (Plt).

"Penunjukan Plt sesegera mungkin. Lagi dibahas, tapi posisi terbaik nanti sudah ada," ungkap Sahala.

Pemberhentian sementara itu akan berlaku hingga Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Di RUPSLB, Dewan Komisaris beserta pemegang saham, termasuk Kementerian BUMN yang dipimpin Erick sebagai pemegang saham terbesar akan menetapkan pemberhentian permanen terhadap direksi yang terlibat penyelundupan, dan juga menunjuk pejabat permanen yang akan menggantikannya.

"Di perusahaan Tbk ada dua cara pemberhentian direksi, yaitu sementara oleh Dewan Komisaris, dan permanen dalam RUPSLB," terang Sahala.

Sebagai perusahaan terbuka, dibutuhkan waktu 45 hari untuk mengadakan RUPSLB setelah Dewan Komisaris menyampaikan surat permohonan pelaksanaan RUPSLB ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Jadi yang dilakukan sekarang pemberhentian sementara. Keputusan permanennya pada saat RUPSLB yang akan dilaksanakan 45 sejak kami menyampaikan surat permintaan ke OJK," jelas dia.

Sahala menuturkan, penyampaian surat permintaan ke OJK akan dilakukan besok, Senin (9/12/2019). Berdasarkan perhitungan detikcom, 45 hari yang dihitung sejak 9 Desember 2019, maka RUPSLB akan dilaksanakan pada akhir Januari 2020.

"Pengajuan surat ke OJK Senin (9/12). Terhitung 45 hari setelah itu," tutur Sahala.

Simak Video "Erick Thohir Klaim Pendapatan Freeport Naik 100% dari Tahun Lalu"
[Gambas:Video 20detik]

(dna/dna)