Berita Terpopuler Sepekan

Bikin Iri! Ada Rencana PNS Bisa Dapat Tambahan Libur di Hari Jumat

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 08 Des 2019 17:00 WIB
Foto: Luthfy Syahban/Tim Infografis
Jakarta - Pegawai negeri sipil (PNS) akan segera dapat tambahan libur dalam seminggu. Pasalnya, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tengah mengkaji skema jam kerja bagi pegawai negeri sipil (PNS).

Nantinya mereka dimungkinkan mendapatkan tambahan libur selain Sabtu dan Minggu. Kabarnya, tambahan libur bakal diberikan di hari Jumat.

Konsep ini disebut oleh compressed work. Komisioner KASN Waluyo Martowiyoto di mana jumlah hari kerja perminggu dikurangi dan jumlah jam kerja perhari otomatis akan menjadi lebih panjang.

"Sehingga mungkin setiap hari Jumat ganjil atau genap bisa libur, gitu kan. Ini yang mengenai compressed work-nya," kata Waluyo ada kegiatan Kickoff Meeting Pilot Project Manajemen Kinerja PNS di KemenPAN-RB, Jakarta, Selasa (3/12/2019).


Waluyo menjelaskan, tambahan libur ini dimungkinkan tanpa harus mengurangi jam kerja. Jadi jam kerja tiap harinya diperpanjang sehingga ada ruang untuk menambah libur.

"Berarti kalau dua minggu harusnya 10 hari kerja 80 jam. Itu bisa kita ubah nantinya adalah 9 hari kerja 80 jam, 80 jamnya tetap, tapi 9 hari kerja sekitar dua minggu," kata Waluyo.

Terkait hal tersebut, dia menjelaskan bahwa sedang disiapkan konsep Flexible Working Arrangement (FWA). PNS dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tempat, waktu dan cara kerja yang fleksibel.


Namun ada pertimbangan yang harus diperhatikan sebelum konsep tersebut diimplementasikan, yaitu dengan melihat kinerja para PNS saat ini.

"Flexible Working Arrangement ini sebetulnya kita siapkan ini bagian dari flexy time, kemudian flexy working space. Ini yang nantinya sebetulnya kita harap bersama. Tapi flexible working ini tidak akan bisa bekerja sebelum pelaksanaan manajemen kinerja itu berjalan dengan efektif," ujar Waluyo.

Simak Video "Ini 12 Kategori PNS yang Nggak Dapat THR"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)