Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 09 Des 2019 10:25 WIB

Puluhan Karyawan Garuda ke Kantor Erick Curhat soal Ari Askhara

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Sekjen Ikagi Jacqueline Tuwanakotta/Foto: Achmad Dwi Afriyadi Sekjen Ikagi Jacqueline Tuwanakotta/Foto: Achmad Dwi Afriyadi
Jakarta - Puluhan karyawan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang tergabung dalam Ikatan Awak Kabin Garuda (Ikagi) mendatangi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta Pusat pagi ini. Mereka sudah tampak di kantor Erick Thohir sejak pukul 9.00 WIB.

Sekjen Ikagi Jacqueline Tuwanakotta mengatakan, kedatangan mereka untuk silaturahmi dengan pihak Kementerian BUMN. Kemudian, mereka juga berniat membicarakan kondisi perusahaan.

"Hari ini kami Ikagi akan melakukan silaturahmi dengan Pak Arya Sinulingga, ada semacam komunikasi awak kabin. Kemungkinan kami membicarakan masalah kondisi awak kabin Garuda Indonesia, kemudian kondisi perusahaan," katanya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).


Dia mengatakan, pihaknya merasa senang atas pencopotan Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara karena selama ini ada sejumlah kebijakan yang dirasa ganjil. Kebijakan itu seperti mutasi hingga larangan ikut terbang.

"Mereka takut, terancam, melakukan kesalahan sedikit langsung dipindahkan ke Papua, awak kabin yang harusnya pembinaan di-grounded, grounded itu nggak boleh terbang," ujarnya.


Bukan hanya itu, kebijakan lain salah satunya adalah jam terbang yang melewati batas.

"Itu adalah peraturan yang dibuat direksi, jadwal terbang awak kabin diubah yang tadinya multi base tiba-tiba menjadi one day, contohnya schedule Jakarta-Sydney-Jakarta harusnya 3 atau 4 hari menjadi PP. Itu membuat dampak tidak bagus awak kabin karena sudah hampir 8 orang awak kabin yang diopname," ujarnya.

Simak Video "Sekber Dukung Penegakan Hukum Kasus Harley-Brompton"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com