Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 10 Des 2019 11:34 WIB

Kredit Cs Melambat Jauh, Ekonomi Makin Lesu?

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Pertumbuhan pembiayaan ekonomi (kredit dan sejenisnya) melambat cukup dalam. Apakah hal itu tanda bertambahnya kelesuan ekonomi RI?

Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo mencatat pertumbuhan pembiayaan ekonomi pada Oktober 2019 hanya 5,6%. Angka itu sangat jauh dibandingkan dengan pertumbuhan pada posisi Oktober 2018 sebesar 14,83% dan juga menurun jika dibandingkan dengan September 2019 7,27%.

"Ini cukup valid dengan ekonomi yang cukup valid," ujarnya dalam acara Economic Outlook di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Porsi pembiayaan ekonomi itu juga masih sama. Paling besar permintaan pembiayaan dari bank, kedua utang luar negeri dan sisanya dari pasar modal, BPR dan IKNB.


Melesunya permintaan dana dari sumber-sumber pembiayaan itu menurut Dody memang lantaran permintaan dari sisi pelaku ekonomi yang melemah. Turunnya permintaan kredit sejalan dengan melemahnya perekonomian.

"Tapi jangan dipandang ini secara pesimisme. Memang permintaan sedang melemah, yang penting kita punya outlook yang positif ke depan," tegasnya.

Tahun depan BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi di 2020 sekitar 5,1-5,5%, inflasi 3%+-1%, pertumbuhan kredit 10-12%, dan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) 8-10%.



Simak Video "Mau Kartu Kreditmu Tak Dibobol Orang? Simak Tips Berikut Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(das/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com