Komentar Jokowi soal Tudingan Germo di Garuda Indonesia

Hendra Kusuma - detikFinance
Jumat, 13 Des 2019 07:58 WIB
Foto: (Andhika Prasetia/detikcom).
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait masalah eksploitasi pramugari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA). Jokowi menegaskan masalah tersebut urusan polisi, bukan wewenang Kementerian BUMN.

Kasus tersebut dibongkar oleh satu akun di Twitter pasca Ari Askhara dicopot oleh Menteri BUMN Erick Thohir karena masalah penyelundupan Harley Davidson dan 2 sepeda Brompton. Akun tersebut kini dilaporkan oleh salah satu pejabat di Garuda karena pencemaran nama baik.

Menurut Jokowi masalah dugaan eksploitasi pada pramugari Garuda Indonesia bukan lagi urusan BUMN melainkan pihak Kepolisian.

Hal itu diungkapkan disela-sela meninjau pembangunan proyek lintas rel terpadu (LRT) Jabodebek, Kamis (12/12/2019).

"Itu bukan urusan BUMN lagi. Itu urusan polisi," kata Jokowi.

Pasca kasus penyelundupan motor Harley Davidson di pesawat baru Garuda Indonesia, ada salah satu akun di Twitter yang membongkar kebijakan-kebijakan kejam di perusahaan pelat merah saat dipimpin oleh Ari Askhara.

Akun @digeeembok diketahui menyebut Roni Eka sebagai germo. Selain Roni Eka, akun itu menyeret nama-nama bos Garuda lain dalam cuitannya.

"Gerombolan Ari Akshara, Heri Akhyar dan Roni Eka Mirsa adalah TRIO LENDIR. Roni Eka Mirsa aka 'PROVIDER' paham banget manfaatin celah Pramugari untuk jadi santapan direktur atau setoran ke Pejabat," tulis akun @digeeembok.

Bagaimana menurut serikat pekerja Garuda?
Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pramugari Garuda Pakai Face Shield Ketimbang Baju APD, Ini Kata Dokter"
[Gambas:Video 20detik]