Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 13 Des 2019 19:00 WIB

Ari Askhara Rangkap Jabatan 6 Komisaris, BUMN: Nggak Mungkin Mampu

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Fuad Hasim/Tim Infografis Foto: Fuad Hasim/Tim Infografis
Jakarta - Eks Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara sempat menjabat komisaris di enam anak dan cucu perusahaan. Ari tak sendiri, beberapa eks direktur Garuda Indonesia juga ada yang menjabat komisaris anak dan cucu perusahaan hingga akhirnya dicopot.

Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga mengatakan memegang jabatan komisaris di anak dan cucu perusahaan sebanyak itu membuat tugas Ari tidak maksimal.

"Sudah dicopot dari enam anak usaha sebagai komisaris. Dengan itu membuktikan banyak yang nggak efektif tugas-tugas dari komisaris," tutur Arya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2019).



Arya menambahkan, seseorang tidak mungkin maksimal menjalankan tugas sebagai komisaris di enam perusahaan sekaligus. Ia mengatakan bahwa ini menjadi kesan bahwa Ari hanya ingin mendapatkan gaji saja sebagai komisaris.

"Nggak mungkin ada yang mampu sampai enam komisaris, sampai delapan komisaris nggak mampu pasti waktunya juga nggak sempat. Akhirnya kan cuma orang lihatnya jadi ini cari gaji doang nih," tambahnya.

Ditanya soal berapa gaji komisaris di anak usaha BUMN, Arya tak mengetahui pasti. Namun, gaji seorang komisaris anak perusahaan yang merangkap direktur di induk tidak boleh lebih dari 30% dari ketentuan.

Misalnya gaji Ari saat menjabat sebagai direktur utama Garuda Indonesia sebesar Rp 100 juta, sedangkan gaji yang bisa ia dapatkan dari komisaris anak perusahaan juga Rp 100, maka ia hanya berhak 30% saja, atau sekitar Rp 30 juta.

"Nggak tahu juga saya satu-satu berapa gajinya komisaris," tutur Arya.



Simak Video "Tanggapan IKAGI Soal Kabar Pramugari Teman Dekat Ari Askhara"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com