Berita Terpopuler Sepekan

Kisah Pahit Garuda, Terbelit Harley Ilegal hingga Dituding Ada Germo

Tim detikFinance - detikFinance
Sabtu, 14 Des 2019 11:00 WIB
Pesawat Garuda Indonesia/Foto: Dok. Airbus

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menggelar pertemuan dengan Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Usai pertemuan tersebut, Erick secara resmi memberhentikan sementara seluruh jajaran direksi yang terlibat dalam kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Airbus A330-900 Neo.

Hal tersebut disampaikan oleh Komisaris Utama (Komut) Sahala Lumban Gaol berdasarkan keputusan rapat antara Erick dengan Dewan Komisaris Garuda pagi ini.

"Pada hari ini tanggal 7 Desember telah dilaksanakan pertemuan dengan Menteri BUMN dengan Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia. Dan menyepakati hal sebagai berikut, pertama akan memberhentikan sementara waktu semua anggota direksi yang terindikasi terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam kasus dugaan penyelundupan Harley dan Brompton dalam penerbangan seri flight GA 9721 tipe Airbus A330-900 Neo yang datang dari pabrik Airbus di Prancis pada tanggal 17 November 2019 di Soekarno Hatta, Cengkareng sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Sahala di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12/2019).

Direksi yang dipecat adalah I Gusti Ngurah Askhara Ari Askhara (eks Direktur Utama Garuda), Iwan Joeniarto (eks Direktur Teknik dan Layanan Garuda), Mohammad Iqbal (eks Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha), dan Heri Akhyar (eks Direktur Capital Human).

Setelah heboh Harley Davidson dan sepeda Brompton selundupan hingga berujung 4 direksi dipecat, muncul tudingan ada germo di Garuda Indonesia. Langsung klik halaman berikutnya