Kepala BPS Suhariyanto mengatakan kenaikan impor pada November 2019 dimaklumi lantaran meningkatnya kebutuhan konsumsi jelang akhir tahun.
"November tahun lalu impornya turun tapi tahun ini cukup naik. Kita paham ada banyaknya kebutuhan konsumsi untuk Desember karena ada libur sekolah dan nataru," katanya di kantornya, Jakarta, Senin (16/12/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Naik 3,9%, Impor November US$ 15,34 Miliar |
Beberapa jenis barang konsumsi yang impornya naik di November antara lain buah-buahan seperti apel dan jeruk dari China.
"Itu yang menyebabkan barang konsumsi mengalami kenaikan," kata Suhariyanto.
Dibandingkan bulan sebelumnya, impor barang konsumsi tercatat naik 16,13%, barang baku naik 2,63%, dan barang modal naik 2,5%.
Dengan impor November US$ 15,3 miliar, total impor dari Januari-November 2019 adalah US$ 173,35 miliar. Meski naik dibandingkan bulan sebelumnya, impor dibandingkan periode yang sama tahun lalu tercatat turun 9,88%.
Baca juga: Ekspor RI ke China Turun Tajam |
(eds/fdl)











































